AGRITECH, Vol. 30, No. 2, Mei 2010 101 SISTEM INFORMASI TEKNOLOGI INOVASI UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI DI KAWASAN LAHAN PANTAI The Inovation Technology Information System for Supporting Development of Agroindustrial System in Coastal Area Lilik Sutiarso, Sigit Supadmo Arif, P. Tamtomo, Riki Andika Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281 E-mail: lilik-soetiarso@ugm.ac.id ABSTRAK Tantangan utama dalam pembangunan industri pertanian adalah semakin terbatasnya keberadaan sumberdaya alam pertanian, baik dalam aspek kualitas maupun kuantitasnya. Salah satu sumberdaya alam yang secara signifkan men- galami degradasi eksistensinya yaitu lahan pertanian. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifkasi kemampuan sumberdaya lahan pantai dalam mendukung pengembangan agroindustri melalui introduksi berbagai teknologi ino- vasi bidang pertanian. Dalam tahapan ini, keluaran dari hasil penelitian merupakan sistem informasi yang bertujuan untuk mengelola teknologi inovasi tersebut yang disertai dengan profl usaha tani di wilayah lahan pantai. Mekanisme penelitian yang dilakukan meliputi; (i) identifkasi parameter sistem melalui observasi lapangan, (ii) pe- nyusunan model pengembangan sistem, (iii) pengembangan perangkat lunak sistem informasi yang berbasis GIS, (iv) validasi dan verifkasi sistem dengan pengambilan data lapangan, dan (v) pembakuan sistem. Uji coba sistem diaplikasikan di tiga kabupaten yang ada di Prop. DIY, yaitu (i) Kab. Bantul, (ii) Kab, Kulon Progo dan (iii) Kab. Gunungkidul. Kata kunci: Kawasan lahan pantai, sistem agroindustri, sistem informasi, teknologi inovasi ABSTRAcT Recently, the main challenge in the development of agricultural industry sector is the limited presence of the natural resources of agriculture, both in quantity and quality aspects. One of the natural resources that signifcantly degrade is an agricultural land area. The research was conducted for identifying the capacity of coastal area as one of the natural resources to support development of an agro-industry through introducing agricultural innovation technology. In this stage, outputs of the research were an information system for managing those innovation technologies and profle of the farming system in coastal area. Research mechanisms include: (i) identifcation of system parameters through feld observations, (ii) preparation of model development system, (iii) development of software-based GIS, (iv) validation and verifcation of systems with feld data acquisition, and (v) standardization system. The developed model was tested in three districts in Province Yogyakarta, namely (i) Bantul, (ii) Kulon Progo and (iii) Gunungkidul. Keywords: Coastal area, agro-industry system, information system, innovation technology PENDAHULUAN Dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mempunyai beberapa kekhasan tersendiri. Salah satunya adalah DIY mempunyai kekhasan karakteristik kawasan lahan pantai. Kab. Kulonprogo, Kab. Bantul dan Kab. Gunungkidul merupakan tiga kabupaten di DIY yang langsung berbatasan dengan Lautan Hindia. Lahan pantai yang terdapat di Kab. Kulonprogo dan Kab. Bantul mempunyai kawasan pantai dengan sumber air bawah tanah