548 Media Pembelajaran Matematika Materi Kombinatorika Berbasis Media Interaktif pada Siswa SMK Ana Cholila 1 , Purwanto 1 , Erry Hidayanto 1 1 Pendidikan Matematika-Universitas Negeri Malang INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 23-01-2019 Disetujui: 25-04-2019 Abstract: The need for variations in learning resources for students of SMK Diponegoro Tumpang and the development of 2 st century technology are the basis of this development research. The purpose of this paper is to describe the development of valid, practical and effective learning media for combinatoric material. This development uses the ADDIE model. The test subjects in the development of learning media consisted of expert validators, practitioner validators, observers, 5 students of class XII as group trials, and 22 students of class XII KPR as field trials. The instruments used were learning media, lesson plans, observation sheets, student response questionnaires, and teacher response questionnaires. The results of the development state that learning media are valid, practical, and very effective. Abstrak: Kebutuhan variasi sumber belajar bagi siswa SMK Diponegoro Tumpang dan perkembangan teknologi abad 21 merupakan dasar dari penelitian pengembangan ini. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran materi kombinatorika yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba dalam pengembangan media pembelajaran ini terdiri dari validator ahli, validator praktisi, observer, 5 siswa kelas XII sebagai uji coba kelompok, dan 22 siswa kelas XII KPR sebagai uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan adalah media pembelajaran, RPP, lembar observasi, angket respon siswa, dan angket respon guru. Hasil pengembangan menyatakan bahwa media pembelajaran valid, praktis, dan sangat efektif. Kata kunci: learning media; mathematics; combinatorics; interactive; media pembelajaran; matematika; kombinatorika; interaktif Alamat Korespondensi: Ana Cholila Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang E-mail: a_cholila@yahoo.co.id Kebutuhan variasi sumber belajar bagi siswa SMK Diponegoro Tumpang merupakan dasar dari penilitian pengembangan ini. Hal ini didukung oleh observasi di SMK Diponegoro Tumpang bahwa terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran matematika, di antaranya (1) model pembelajaran yang masih terpusat pada guru sehingga menyebabkan pembelajaran kurang bermakna karena siswa tergantung pada informasi yang disampaikan oleh guru, (2) media yang digunakan masih terpusat pada buku teks. Buku teks merupakan media pembelajaran yang sudah terbiasa digunakan oleh guru, seperti buku paket, modul, dan LKS. Menurut (Suastika, 2017) yang menyatakan bahwa pembelajaran Matematika pada sekolah menengah masih konvensional dimana guru masih masih mendominasi kegiatan pembelajaran sehingga siswa tidak mampu mengembangkan kreativitasnya. Informasi yang diperoleh selanjutnya adalah masih belum ada media interaktif berupa animasi dalam pembelajaran Matematika. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu dan kemampuan untuk membuat media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan komunikasi. Menurut (Yoong, 2016) kemajuan teknologi merupakan komponen pada pendidikan abad 21. Zubaidah (2016) menyatakan pada perkembangan abad 21 diharapkan guru mampu menyediakan sumber belajar yang sesuai dengan kemampuan siswa melalui media pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan variasi sumber belajar yang lain yang valid, praktis, dan efisien yang mampu dimanfaatkan siswa dimanapun dan kapanpun. Media pembelajaran yang dikembangkan diharapkan mampu membuat siswa belajar secara mandiri. Menurut (Zaranis, 2016) pembelajaran menggunakan teknologi berbantuan komputer mampu memberikan efek positif bagi siswa dan lebih efektif dalam kegiatan pembelajaran. Menurut (Dwiyantiningrum, 2016) kebutuhan media pembelajaran berbasis media flash bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa, membuat siswa mampu belajar secara mandiri dan menfasilitasi ketidakmampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. Menurut (Wibowo, 2013) media pembelajaran digunakan untuk mengenalkan materi pembelajaran yang sulit untuk dipahami siswa dalam bentuk tulisan sehingga dibutuhkan tampilan yang menarik berupa gabungan visualisasi gambar dan animasi. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran diharapkan mampu memberikan variasi sumber belajar bagi siswa dan meningkatkan motivasi dalam pembelajaran matematika. Tersedia secara online http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN: 2502-471X DOAJ-SHERPA/RoMEO-Google Scholar-IPI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 4 Nomor: 4 Bulan April Tahun 2019 Halaman: 548—555