1 GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGALO KOTA PADANG Dian Febrida Sari 1 Reski Oktacia 2 1Diploma III Kebidanan, STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang Jl. Jamal Jamil Pondok Kopi Siteba Padang Email: dfsahdi@gmail.com 1 2Diploma III Kebidanan, STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang Jl. Jamal Jamil Pondok Kopi Siteba Padang Email:reski.oktacia97@gmail.com 2 ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi yang banyak terjadi pada balita..Kejadian stunting di Indonesia masih tinggi yaitu 29%. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stuntingdiantaranya panjang badan lahir, berat badan lahir, riwayat ASI Eksklusif, riwayat Inisiasi Menyusui Dini (IMD), pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga, dan tinggi badan ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang tahun 2018.Penelitian ini bersifat deskriptif di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang tanggal 8-15 Juli 2018.Populasi adalah balita stunting yang terdata saat Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 yaitu 31 orang. Pengambilan sampel dengan caratotal sampling yaitu 31 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi.Pengolahan data berupa editing, coding, entry, dan cleaning.Analisa data dengan analisa univariat. Dari 31 responden menggambarkan bahwa 61,3% dengan panjang badan lahir normal, 100% respondendengan berat badan lahir cukup, 61,3% responden mendapat ASI eksklusif, 58,1% respondentidak mendapat IMD, 71,0% responden dengan pendapatan keluarga tinggi, 54,8% responden dengan jumlah anggota keluarga besar, dan 100% responden memiliki ibu dengan tinggi badan normal. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa yang menjadi faktor risiko terjadinya stunting adalah riwayat IMD dan jumlah anggota keluarga .Untuk itu diharapkan terjadinya penurunan prevalensi Balita pendek (stunting) di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang. Kata kinci : stunting, panjang badan lahir, berat badan lahir, ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini ABSTRACT Stunting is a nutritional problem that often occurs in toddlers. The incidence of stunting in Indonesia is still high at 29%. The factors that influence the incidence of stunting are birth length, birth weight, history of exclusive breastfeeding, history of IMD, family income, number of family members, and maternal height. The purpose of this study was to determine the factors that influence the incidence of stunting in children under five in the work area of the Nanggalo Health Center in Padang City in 2018. This research was descriptive in the work area of the Nanggalo Health Center Padang City on July 8-15 2018. The population was stunting toddlers who were recorded when PSG 2017 is 31 people. Sampling by total sampling is 31 people. Data collection using questionnaires with interview techniques and documentation studies.Data processing in the form of editing, coding, entry, and cleaning.Data analysis with univariate