PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Volume 6, Issue 2, Page 156–163 February 2021 e-ISSN: 2654-4835 p-ISSN: 2502-6828
http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/pengabdianmu/article/view/1872
DOI: https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v6i2.1872
Pembuatan Meja Bak Cuci Tangan Menggunakan Mutu Beton
Sederhana dengan Memanfaatkan Limbah Olahan Rotan dan Sosialisasi
Cuci Tangan 6 Langkah di Panti Asuhan Budi Mulya Kota Palangka
Raya
Making a Handwashing Table Using Simple Quality Concrete Using Rattan Waste and 6 Steps
Handwashing Socialization in Budi Mulya Orphanage Palangka Raya
Rida Respati
*
Nirwana Puspasari
Hendra Putra Jaya
Ridho Saleh Silaban
Ari Widya Permana
Department of Civil Engineering,
Universitas Muhammadiyah
Palangkaraya, Palangka Raya, Central
Kalimantan, Indonesia
email:
rida.respati@umpalangkaraya.ac.id
Kata Kunci
Cuci tangan 6 langkah
Limbah olahan rotan
Sosialisasi
Virus corona
Keywords:
Wash hands 6 steps
Rattan processed waste
Socialization
Corona virus
Received: December 2020
Accepted: January 2021
Published: February 2021
Abstrak
Perkembangan virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Tengah saat ini
semakin mengkhawatirkan. Seluruh wilayah di provinsi ini kini berstatus
zona merah. Penularan ini sangat cepat penyebarannya, sehingga kami
dan tim melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Panti Asuhan Budi
Mulya Kota Palangka Raya untuk menerapkan 6 langkah cuci tangan
yang dianjurkan untuk membunuh virus covid 19 yang menempel di jari
jemari kita. Mencuci tangan dengan sabun menjadi salah satu tindakan
sanitasi untuk pencegahan penyakit. Bahkan WHO juga menganjurkan 6
langkah dalam mencuci tangan telapak tangan, telapak punggung tangan,
sela-sela jari, punggung tangan, jempol dan ujung jari. Cara cuci tangan
yang terakhir bersihkan sabun dengan air yang mengalir dan keringkan.
Untuk mendukung program cuci tangan 6 langkah, kami dengan tim
bekerjasama dengan Pimpinan panti untuk membuat meja tempat bak
penampungan air yang digunakan untuk mencuci tangan. Meja tersebut
dibuat permanen, terbuat dari beton bertulang, yang komposisi
campuran beton bertulang tersebut dicampur dengan limbah olahan
rotan yang sudah tidak terpakai, sebagai pengganti serat beton. Adapun
campuran limbah rotan yang digunakan adalah 0,25% dari total volume
beton.
Abstract
The development of coronavirus or Covid-19 in Central Kalimantan is
currently increasingly worrying. All areas in this province are now in red
zone status. This transmission is very fast spreading, so we are doing
outreach to the community at Budi Mulya Orphanage, Palangka Raya
City, implementing 6 recommended handwashing steps to kill the Covid
19 virus that sticks to our fingers. Washing hands with soap is one of the
sanitation measures to prevent disease. Even WHO also recommends 6
steps in washing the palms of hands, the palms of backs of hands, between
the fingers, the backs of hands, the thumbs, and the tips of fingers. The
last method of washing hands is to clean soap with running water and dry
it. To support the 6-step handwashing program, we are working with the
orphanage's leadership to make a table for a water storage basin used for
washing hands. The table is made permanent, made of reinforced
concrete, whose composition of the reinforced concrete mixture is mixed
with processed rattan waste that is no longer used as a substitute for
concrete fiber. The rattan waste mixture used was 0.25% of the total
volume of concrete.
© 2021 Rida Respati, Nirwana Puspasari, Hendra Putra Jaya, Ridho Saleh Silaban, Ari Widya Permana. Published
by Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. This is Open
Access article under the CC-BY-SA License (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/). DOI:
https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v6i2.1872