Inovasi P-ISSN 2356-2005 Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen E-ISSN 2598-4950 Vol. 8, No. 1, Juni 2021 21 STRATEGI MEMPERTAHANKAN USAHA PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI MASA PANDEMI COVID19 Hanna Zulhijahyanti 1 , Kintan Ayu Agnes Safira 2 , Leonita Lisha Saputri 3 , Erwin Permana 4 Universitas Pancasila, Jakarta E-mail: 1 hannazy21@gmail.com; 2 leonitalsha@gmail.com; 3 kintanayuagnessafiraa@gmail.com; 4 erwin.permana@univpancasila.ac.id ABSTRAK Salah satu pelaku Usaha Mikro dan Kecil sektor informal yang merasakan dampak signifikan dari pandemi Covid-19 adalah Pedagang Kaki Lima (PKL). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi bisnis pedagang kaki lima agar mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam usaha-usaha yang akan dilakukan (PKL) di masa pandemi covid-19. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian, Strategi pemasaran yang digunakan Pedagang kaki lima di tengah pandemi covid-19 yaitu dengan menggunakan media sosial, antara lain, facebook, instagram, Whatsapp, telegram, serta tergabung dalam usaha online lainnya seperti shopee, go-food, dan grap-food. Dengan menggunakan media sosial pembeli dan pedagang dengan mudahnya melakukan transaksi tanpa harus bersentuhan. maka dapat diuraikan bahwa strategi bertahan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan memperhatikan daya beli konsumen di masa pandemi covid-19 ini. Kata kunci : Covid19, Pedagang Kaki Lima, Strategi ABSTRACT One of the informal sector Micro and Small Business actors who feel the significant impact of the Covid-19 pandemic is street vendors (PKL). This study aims to explain the business strategy of street vendors in order to be able to maintain their survival in the businesses that will be carried out (PKL) during the Covid-19 pandemic. This research is included in qualitative research. From the results of the research, the marketing strategy used by street vendors in the midst of the Covid-19 pandemic is by using social media, including Facebook, Instagram, Whatsapp, telegram, and joining other online businesses such as shopee, go-food, and grap- food. By using social media, buyers and traders can easily make transactions without having to touch. it can be explained that the survival strategy can work as expected by paying attention to the purchasing power of consumers during the Covid-19 pandemic. Keywords: Covid19, Street Traders, Strategy I. PENDAHULUAN Sejak akhir tahun 2019 hingga saat ini, seluruh dunia termasuk Indonesia sedang di landa virus yang mewabah yaitu virus corona atau Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) telah menetapkan status gawat darurat global untuk wabah virus corona. Dunia menjadi waspada akan wabah virus ini. tidak hanya waspada terhadap penyakitnya saja akan tetapi juga waspada terhadap dampak yang mungkin terjadi terhadap perekonomian dunia [1,2]. Usaha Kecil Menengah (UKM) mempunyai peranan yang penting dalam pertumbuhan ekonomi dan industri suatu negara (Husband and Purnendu, 1999; Mahemba, 2003; Tambunan, 2005). Masalah ini semakin serius, sejak ditetapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meliputi pembatasan kegiatan penduduk di suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 termasuk pembatasan terhadap