Jurnal Sipil Statik Vol.5 No.1 Februari 2017 (41-40) ISSN: 2337-6732 41 PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA POOPO KECAMATAN RANOYAPO KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sharon Grace Leke Eveline M. Wuisan, Hanny Tangkudung Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sam Ratulangi Manado email: Sharonleke25@gmail.com ABSTRAK Air adalah unsur penting dalam kelangsungan hidup semua mahluk. Warga Desa Poopo, menggunakan sumur sebagai sumber air bersih, namun pada musim hujan sumur warga menjadi keruh sedangkan pada musim kemarau sumur warga menjadi kering. Desa Poopo memliki potensi mata air, namun belum dimanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu perlu direncanakan suatu sistem penyediaan air bersih agar dapat memenuhi kebutuhan air penduduk. Sistem penyediaan air bersih di Desa Poopo direncanakan untuk memenuhi kebutuhan hingga tahun 2025. Untuk memprediksi jumlah kebutuhan air bersih maka digunakan proyeksi jumlah penduduk dengan analisis regresi. Hasil survey dan analisis menunjukkan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Poopo hingga tahun rencana 2025 adalah 1444 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 1,453 liter/detik. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air dengan debit sesaat sebesar ±5,3 liter/detik, lebih besar dari debit kebutuhan air. Dalam perencanaan ini untuk menangkap air dari mata air dibuat bronkaptering dan kemudian air dialirkan melalu pipa transmisi ke Bak Pelepas Tekan. Perpipaan dihitung dengan menggunakan persamaan Hazen-Williams dengan menggunakan pipa HDPE. Untuk melayani kebutuhan air bersih penduduk Desa Poopo sampai tahun 2025, dibutuhkan 15 Keran Umum Kata Kunci : Desa Poopo, Sistem Penyediaan, Kebutuhan Air PENDAHULUAN Air adalah unsur penting dalam kelangsungan hidup semua makhluk yang ada di bumi. Dalam kehidupan sehari-hari manusia memerlukan air khususnya air bersih. Dalam proses pemenuhan kebutuhan tersebut manusia dapat menentukan jenis dan jumlah air bersih yang berguna bagi kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, maka jumlah penggunaan air juga akan meningkat. Ketersediaan air bersih tidak hanya berpengaruh pada kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpengaruh pada berbagai macam sektor yaitu; sektor sosial, ekonomi dan fasilitas umum. Desa Poopo merupakan salah satu dari 12 Desa di kecamatan Ranoyapo, dengan luas wilayah 1.189 Hektar. Desa ini terbagi atas 8 jaga pada tahun 2015 jumlah penduduk desa adalah 1.299 jiwa dengan 433 Kepala Keluarga, terdapat 6 Gereja dan 3 Sekolah di desa ini. Masyarakat Desa Poopo memanfaatkan mata air untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti MCK dan lain sebagainya. Aktivitas masyarakat desa dilakukan di rumah dengan cara mengambil air dari mata air. Kendalanya jarak dari pemukiman warga menuju ke mata air sangat jauh dan kondisi jalan menuju ke mata air sangat rusak yang mengakibatkan warga sulit memperoleh air bersih. Ada beberapa warga desa yang mempunyai sumur di area rumah mereka, namun pada musim kemarau sumur yang ada mengalami kekeringan dan pada musim penghujan air yang ada di sumur menjadi keruh karena tercampur dengan tanah. Oleh karena itu masyarakat di Desa Poopo memanfaatkan mata air sebagai sumber air. Dari uraian diatas, dapat dilihat bahwa di Desa Poopo tidak memiliki sistem penyediaan air bersih yang layak untuk menunjang aktivitas masyarakat. Sehingga perlu direncanakan sistem penyediaan air bersih yang layak untuk masyarakat desa Poopo. Tujuan Penelitian a. Menganalisis kebutuhan air bersih di Desa Poopo sampai tahun 2025. b. Mendesain perencanaan sistem penyediaan air bersih yang mampu melayani kebutuhan sampai tahun 2025.