Arnes yuli V,Ahmad cucus Informatics and Business Institute Darmajaya 54 Jurnal Informatika, Vol. 17 No. 2 Desember 2017 SISTEM DETEKSI AWAL PENYAKIT TBC DENGAN METODE CBR Arnes Yuli Vandika* 1 , Ahmad Cucus 2 1,2 Ilmu Komputer - Universitas Bandar Lampung (UBL) e-mail:arnes@ubl.ac.id 1 , ahmad.cucus@ubl.ac.id 2 Abstract TB disease is one of the contributors to the highest cause of death in Indonesia, this is because of late handling, late handling will be avoided if it can be done early detection of TB disease, this research tries to make alternatives that can be used for early detection TB disease. Case-Based Reasoning has been widely applied in various artificial intelligence, both in the form of expert systems and decision- making systems that help decision makers to make informed decisions. The use of CBR to diagnose illness has also been done by some previous researchers. Case-Based Reasoning works by studying previous cases collected in a General Knowledge that will be comparable with the new case, Case- Based Reasoning has four stages: Retrieve, Reuse, Revise and Retain, this is a very powerful way to create an expert system created into a learner engine, which automatically adds or revives knowledge automatically into the general knowledge. Expected by the implementation of Case-Based Reasoning in this system can help decision makers in this case early detection of TB disease, this sample was chosen because the number of sufferers of this disease is quite large in Indonesia. Keywords: Case-Based Reasoning, Profile Matching, Expert System, TBC Abstrak Penyakit TBC merupakan salah satu penyumbang penyebab tertinggi kematian di indonesia, hal ini di karenakan penanganan yang terlambat, penanganan yang terlambat akan dapat di hindari apabila dapat di lakukan pendeteksian awal pada penyakit TBC, penelitian ini mencoba untuk membuat alternatif yang dapat di gunakan untuk deteksi awal penyakit TBC. Case Based Reasoning telah banyak di terapkan dalam berbagai kecerdasan buatan, baik berbentuk sistem pakar maupun sistem penujang keputusan yang membantu para pembuat keputusan untuk mengambil keputusan secara tepat. Penggunaan CBR untuk mendiagnosa penyakit juga telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya.Case Based Reasoning bekerja dengan cara mempelajari kasus-kasus terdahulu yang dikumpulkan dalam sebuah General Knowledge yang nantinya akan dikomparasi dengan kasus yang baru, Case Based Reasoning memiliki empat tahap yaitu Retrieve, Reuse, Revise dan Retain, cara ini sangat ampuh untuk membuat sistem pakar yang dibuat menjadi mesin pembelajar, yang secara otomatis akan menambah atau merivisi pengetahuan secara otomatis kedalam general knowledge. Diharapkan dengan adanya penerapan Case Based Reasoning dalam sistem ini dapat membantu para pembuat keputusan dalam hal ini deteksi awal penyakit TBC, sample ini dipilih karena angka penderita penyakit ini cukup besar di indonesia. Kata Kunci :Case Based Reasoning, Profile Matching, Expert System, TBC 1. PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakang Tuberkulosis atau lebih akrab di di telinga kita sebagai TBC atau TB merupakan penyakit paru-paru, hanya dan hanya menimpa paru-paru saja. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya benar namun tidak sepenuhnya salah. Memang selama ini TB dikenal selalu menyerang organ