Farmaka Suplemen Volume 15 Nomor 2 29 REVIEW ARTIKEL : PENGGUNAAN TEKNOLOGI NANO PADA FORMULASI OBAT HERBAL Berlian Hanutami N.P, Arif Budiman Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran Jalan Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor, Sumedang 45363, Indonesia bhanutami@gmail.com Abstrak Penggunaan obat herbal dalam beberapa waktu terakhir mulai meningkat di dunia khususnya di berbagai negara seperti Indonesia, China dan India. Penggunaan obat herbal mengalami peningkatan karena memiliki efek farmakologi hampir pada semua penyakit dengan efek samping yang ringan. Permasalahan umum dalam obat herbal yaitu bioavailabilitas, kelarutan, absorbsi zat aktif dan stabilitas yang rendah . Untuk mengatasi permasalahan ini maka dilakukan pengembangan terhadap teknologi yang digunakan untuk formulasi obat herbal. Salah satu contoh yaitu teknologi nano. Teknologi nano adalah suatu teknologi dimana partikel obat dibuat dalam skala nano (10 nm – 1000nm). Penggunaan teknologi nano diharapkan dapat mengatasi masalah dalam obat herbal serta meningkatkan efek terapi dan mengurangi toksisitas. Contoh teknologi nano yang dapat digunakan yaitu polimer nanopartikel, solid lipid nanopartikel, magnetik nanopartikel dan lain-lain. Teknologi nano dibuat dengan meggunakan metode preparasi yang cocok untuk setiap jenis obat herbal. Kata Kunci: Teknologi Nano, Obat Herbal, Formulasi, Bioavailabilitas Abstract The use of herbal medicines recently increased in the world especially in various countries such as Indonesia, China and India. The use of herbal medicine has increased because it has a pharmacological effect in almost all diseases with low side effects. Common problems in herbal medicine are bioavailability, solubility, active substance absorption and low stability. To overcome this problem, the development of technology used for herbal medicine formulation has grown. One of example is nano technology. Nanotechnology is a technology where drug particles are made on a nano scale (10 nm - 1000nm). The use of nano technology is expected to solve the problem in herbal medicine as well as improve therapeutic effects and reduce toxicity. Examples of nanotechnologies that can be used are polymer nanoparticles, solid lipid nanoparticles, magnetic nanoparticles and others. Nanotechnology is made by using a suitable preparation method for each type of herbal medicine Keywords:Nanotechnology, Herbal Medicine, Formulation, Bioavailability Pendahuluan Penggunaan obat herbal telah dipraktikkan selama ribuan tahun lalu dan merupakan suatu bagian dari beberapa negara seperti Indonesia, China dan India. Adanya peningkatan dalam penggunaan obat herbal dikarenakan obat herbal memiliki efek samping yang lebih sediki dibandingkan dengan obat sintetis, selain itu adanya suplemen diet dan nutraseutikal yang berasal dari tumbuhan juga ikut berperan dalam meningkatkan herbal di