GURU HUMANIS DALAM PENDIDIKAN ISLAM Musthofa Rahman IAIN Walisongo Semarang Jl. Walisongo No. 3-5 Tambakaji Ngalian Semarang 50185 E-mail: thofaa@yahoo.com ABSTRAK Tulisan ini bertujuan mengurai nilai-nilai humanistik dalam pendidikan Islam sebab akhir-akhir ini sikap dan perilaku dehumanis sering menodai dunia pendidikan. Di Bima, Nusa Tenggara Barat, seorang guru tega memukul dua orang muridnya sehingga kedua siswa itu mengalami luka di bagian kepala. Kondisi ini menuntut paradigma keguruan agar direkonstruksi supaya misi pendidikan bisa terwujud. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah analisis isi dengan mengkritisi pelbagai literatur yang berhubungan dengan humanisme. Dalam konteks pendidikan Islam, guru adalah muaddib yang menyiapkan peserta didik membangun peradaban di masa depan. Aktivitas guru dalam mengajar memiliki hubungan berantai sampai kepada Allah. Pendidik berperan dan berfungsi sebagai role model, fasilitator, motivator, dan mitra belajar bagi peserta didiknya. Dalam memberi pengarahan (irsyâd) guru berperan sebagai pemandu, penasihat dan pembimbing. Guru bertugas membantu peserta didik menciptakan lingkungan yang tidak menghalangi perkembangan diri peserta didik secara alami. Kata Kunci : Guru, Humanis, Pendidikan Islam ABSTRACT This paper aims to unravel the humanistic values in Islamic education because dehumanistic attitudes and behaviors often harm the education. In Bima, West Nusa Tenggara, a teacher bear to hit two of his students so that both students had Suffered from head injuries. This condition requires the teaching paradigm to be reconstructed in order that the missions of education can be reached. This study used content analysis as the method to criticize literatures related to humanism. In the context of Islamic education, teachers are muaddib that prepare students to build civilization in the future. Teachers in teaching activities have serial relationships to God (Surah al-'Alaq [96]: 4). They play their roles and functions as role model, facilitator, motivator, and partner in learning for their students. In giving guidance (irshad) the teachers acts as a guide, advisor and mentor. Teacher assists the students to create an environment that does not preclude the development of self-learners naturally. Keywords: Teacher, Humanist, Islamic Education