Jurnal Poetika Vol. IV No. 2, Desember 2016 107 PRODUKSI, DISTRIBUSI, DAN KONTESTASI WACANA TRADISI DAN MODERNITAS DALAM CERPEN Leteh KARYA OKA RUSMINI Akmal Jaya Universitas Gadjah Mada akmal.jaya@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana wacana mengenai tradisi kebudayaan masyarakat Bali diproduksi, dipertentangkan dan kemudian menjadi wacana tandingan terhadap wacana modernitas dalam cerita pendek Leteh karya Oka Rusmini. Penelitian ini mengaplikasikan teori dan metode analisis wacana Foucault, dengan menampilkan formasi diskursif melalui ekslusi eksternal maupun internal. Penelitian ini menemukan bahwa ada upaya-upaya memproduksi, mendistribusikan, kemudian memodifkasi wacana tradisi sebagai wacana tandingan terhadap modernitas. Kata Kunci: Wacana, Analisis Wacana, Formasi Diskursif, Ekslusi Ekternal, Ekslusi Internal. Abstract This research is aimed to show how discourse about tradition in Balinese are producted, contested, and being conter- discourse toward modernity in Leteh short story by Oka Rusmini. Foucault’s theory and method of discourse analisys are applied as an approach to reveal discourse of formations by external and internal exclutions. The results of this research show that Leteh was producing, distributing and modifying discourse of tradition as a counter discourse for modern discourse. Keywords: Discourse, Discourse of Analysis, Discourse of Formation, External Exlution, Internal Exlution. Pendahuluan Saat ini, Bali merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler dalam skala nasional maupun internasional. Wisata pantai, budaya, dan religi menjadi opsi yang senantiasa ditawarkan kepada wisatawan tiap kali mengunjungi pulau Bali. Oleh karena itu, banyak wisatawan baik lokal maupun internasional datang berlibur Bali. Data yang dihimpun dari laman Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan adanya peningkatan wisatawan asing yang mengunjungi Bali dari tahun 2014 dan 2015. Pada tahun 2014, wisatawan asing yang tercatat mengunjungi Bali berjumlah 3.766.638 wisatawan, sedangkan pada tahun 2015 tercatat 4.001.654 wisatawan yang mengunjungi Bali 1 . Data tersebut menunjukkan kuatnya arus gelombang orang asing yang datang ke Bali dan 1 Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali. 2016. (daring) <www. disparda.baliprov.go.id /statistika/wisatawan-mancanegara>. diakses pada tanggal 23 Desember 2016. Pukul 18.15. tentunya menyebabkan interaksi masyarakat Bali dengan wisatawan asing yang begitu intens. Kedatangan para wisatawan tentunya memberikan dampak pada masyarakat Bali. Seperti yang diungkapkan oleh media lokal, BaliPost, pengaruh industri wisata pada sisi ekonomi masyarakat Bali menunjukkan adanya peningkatan positif, namun hal tersebut tidak beriringan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat Bali 2 . Di sisi lain, tradisi kebudayaan Bali, dijelaskan oleh IDG Widhu Sancaya, dalam Bali, di Antara Tradisi dan Modernitas (2013), justru mendapat tantangan serius akibat datangnya kebudayaan asing (modern) yang dibawa/melekat oleh wisatawan asing. Besarnya pengaruh kebudayaan modern terhadap masyarakat Bali menjadi perhatian serius oleh para pemerhati kebudayaan, termasuk juga 2 IDG Windhu Sancaya. 2013. Bali, di antara Tradisi dan Modernitas. (daring) <http://balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailopiniin dex&kid=1&id=7739> diakses pada tanggal 23 Desember 2016. Pukul 18:35.