Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, 31 Juli 2021 e ISSN : 2774-1982 DOI : https://doi.org/10.47687/snppvp.v2i1.180 33 Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Pemuda untuk Melanjutkan Usaha Tani di Daerah Konservasi DAS Solo Hulu Nandhika Murti Azhari 1* , Sapja Anantanyu 1 , Eksa Rusdiyana 1 1 Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Fakultas Petanian, Universitas Sebelas Maret *Corresponding author: nandhikama123@student.uns.ac.id Abstrak Tenaga kerja muda pertanian di Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo Hulu jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan tenaga kerja pertanian golongan tua, maka diperlukan berbagai upaya guna meningkatkan minat pemuda untuk bekerja di bidang pertanian di daerah konservasi DAS Solo Hulu. Pendidikan merupakan salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam menentukan minat pemuda pada sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani di daerah konservasi DAS Solo Hulu yang meliputi pendidikan formal, informal, dan non formal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive dan penentuan informan dilakukan secara purposive sampling kepada 10 informan. Metode analisis data yang digunakan adalah Analysis Interactive Model Miles dan Huberman. Pengujian keabsahan data menggunakan uji kepercayaan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan terbagi menjadi pendidikan formal, informal, dan non formal. Peran pendidikan formal tidak memberikan pengaruh dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani. Peran pendidikan informal lingkungan memberikan pengaruh dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani. Sedangkan peran pendidikan non formal memberikan pengaruh dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran pendidikan informal lingkungan dan pendidikan non formal mempunyai pengaruh sangat penting dalam meningkatkan minat pemuda untuk melanjutkan usaha tani di daerah konservasi DAS Solo Hulu. Kata kunci: Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal Abstract The number of young agricultural workers in the Solo Hulu watershed is very small. Various efforts are needed to increase the interest of the young generation to work in the agricultural sector at the Solo Hulu watershed conservation area. Education is one of the most influential factors in determining youth interest in the agricultural sector. This study aims to determine the role of education in increasing the interest of the young generation to continue the agricultural business in the Solo Hulu watershed conservation area. The research used a descriptive method with a qualitative approach. The location was determined by purposive method and also the informants was determined by purposive sampling to 10 informants. The data analysis uses the Miles and Huberman Interactive Model Analysis. To test the validity of the data is using a credibility test with triangulation of sources and methods. The results showed that education was divided into formal, informal, and non-formal education. The formal education has no effect in increasing the interest of the young generation to continue the agricultural business. The environmental informal education has an influence in increasing the interest of the young generation to continue the agricultural business. While the role of non-formal education has an influence in increasing the interest of the young generation to continue the agricultural business. The conclusion is that the role of environmental informal education and non-formal education has a very important influence in increasing the interest of youth to continue agricultural business in the Solo Hulu watershed conservation area. Keywords: Formal education, Informal education, Non-formal education