Volume 1, Nomor 2, Mei 2018 p-ISSN : 2614-5251 e-ISSN : 2614-526X SELAPARANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 9 PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PEDESAAN MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA Nurin Rochayati 1* , Agung Pramunarti 2 , Hj.Mas’ad 3 , Suryani 4 1* Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Mataram 2 Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Mataram 3 Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Mataram 4 Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Mataram *Corresponding author : E-mail: nurin.geo99@gmail.com Diterima 10 April 2018, Disetujui 13 April 2018 ABSTRAK Pemberdayaan merupakan suatu usaha kegiatan untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi yang ada pada individu-masyarakat sehingga dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia secara maksimal. Pemberdayaan perempuan sebagai upaya untuk mengembangkan potensi wanita dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu contoh dengan mengadakan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga. Tujuan diadakan kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan skill Perempuan pedesaan tentang manfaat daur ulang sampah rumah tangga (sampah plastik), untuk mengurangi sifat konsumtif sehingga dapat minimalisir sampah rumah tangga. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di desa Langko kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini diikuti oleh ibu rumah tangga, remaja putri yang berjumlah 21 orang (dari 7 dusun). Meskipun kegiatan ini berlangsung selama 2 hari (yang singkat) perempuan desa Langko sangat antusias dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan pengolahan sampah ini difokuskan untuk mengolah sampah plastik dijadikan asesoris, hiasan dinding,pot bunga dll. Kata Kunci: Pelatihan, Pengelolaan, Sampah Rumah Tangga ABSTRACT Empowerment is an activity to improve and develop the individual-community potency so as to increase the dignity of human beings maximally. Empowerment of woman as an effort to develop woman potency in social life. Provide the training on household waste processing is an example of woman’s empowerment. The objectives of this training were to improve skill of village woman about benefits of household waste recycling (plastic waste) and to minimize household waste caused by consumptive nature. This training held in Langko Village, Lingsar Sub-District, West Lombok Regency and was followed by 21 participants consisting of housewives and teenager (from 7 hamlets). This training held two days with the great enthusiasm of Langko’s woman village and motivated them to attend the training. The training has focused to process plastic waste into an accessories, wall decorations, flower vase, etc. Key Words: Training, Installation of Household Electric Lights, EWB Media PENDAHULUAN Proses pemberdayaan dalam konteks aktualisasi diri berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan kemampuan individu dengan menggali segala potensi yang dimiliki oleh individu tersebut baik menurut kemampuan keahlian (skill) ataupun pengetahuan (knowledge). Pada intinya pemberdayaan adalah membantu klien untuk memperoleh daya untuk mengambil keputusan dan menentukan tindakan yang akan dilakukan terkait dengan diri mereka termasuk mengurangi hambatan pribadi dan sosial. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri untuk menggunakan daya yang dimiliki antara lain dengan transfer daya dari lingkunganya. Perlu dipikirkan siapa yang sesungguhnya menjadi sasaran pemberdayaan. Pandangan pemberdayaan sebagai suatu bagian dari masyarakat miskin dengan tidak harus menghilangkan ketimpangan struktural lebih dahulu. Masyarakat miskin sesungguhnya juga memiliki daya untuk membangun. Perempuan memiliki peranan penting dalam proses produksi.