DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4, No. 4 Desember 2020, Hal. 737-742 DOI: https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i4.4230 P-ISSN 2614-7424 | E-ISSN 2614-8927 737 Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Laboratorium IPA di SMA 1 Pangkalan Baru, Kampar Arief Yandra Putra* 1 , Fitri Mairizki 2 1 Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas IKIP, Universitas Islam Riau 2 Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Islam Riau *e-mail : ariefyandra0811@edu.uir.ac.id Abstract The laboratory has an important role in the teaching and learning process. The laboratory with all its materials and equipments is a place that has the potential to cause danger for humans and the environment. Laboratory safety and security management are the responsibility of both the laboratory assistant and laboratory user. Based on the initial survey, the school already has a science laboratory but the tools and materials are poorly organized and poorly administered. The method used in this community service were socialization about the organization and administration of laboratory, socialization about safety and security laboratories related to the management of laboratory equipments and materials, demonstration and evaluation. In general, this community service activity ran successfully as planned. Participants in the activity were very enthusiastic and actively participated during the activity. Based on evaluation results, it was known that students' knowledge about laboratory safety and security has increased after participating in this community service. Keywords: Laboratory, management, safety, security Abstrak Laboratorium memiliki peranan penting dalam proses belajar mengajar. Laboratorium dengan segala kelengkapan bahan dan peralatan merupakan tempat yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi manusia dan lingkungan. Pengelolaan keselamatan dan keamanan laboratorium merupakan tanggung jawab bersama baik pengelola laboratorium maupun pengguna laboratorium. Berdasarkan survei awal, sekolah sudah memiliki laboratorium IPA namun alat dan bahan yang ada kurang tertata dan kurang teradministrasi dengan baik. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi tentang organisasi dan administrasi laboratorium, sosialisasi tentang keselamatan dan keamanan laboratorium terkait tata kelola alat-alat dan bahan laboratorium, demonstrasi dan evaluasi. Secara umum, kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan sukses dan sesuai dengan yang telah direncanakan. Peserta kegiatan sangat antusias dan berpartisipasi secara aktif selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil evalusi, diketahui bahwa pengetahuan siswa tentang keselamatan dan keamanan laboratorium mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kata kunci: Laboratorium, pengelolaan, keselamatan, keamanan 1. PENDAHULUAN Kebijakan umum Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), khususnya yang berkenaan dengan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), diarahkan kepada peningkatan mutu melalui peningkatan proses pembelajaran di kelas. Hal ini dituangkan dalam Permendikbud No. 65 tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar. Permendikbud tersebut menuntut penyediaan sumber belajar, penyediaan alat dan sarana pembelajaran yang memadai sebagai komponen penting dalam proses pendidikan. Salah satu sarana pembelajaran yang harus disediakan adalah laboratorium (Panggabean, F., T., M., Kawan S., dan Murniaty, S., 2017). Penerapan kurikulum 2013 menekankan kepada kegiatan pembelajaran melalui tahapan identifikasi masalah, pengamatan, pengumpulan data, analisis data, penarikan kesimpulan bahkan pengujian ulang untuk membuktikan kesimpulan. Semua tahapan tersebut diperoleh melalui proses pembelajaran di kelas maupun di laboratorium (Erna, M., Johni, A., dan Sri, W., A., 2020). Laboratorium memiliki peranan penting dalam proses belajar mengajar. Konsep yang disampaikan di kelas dapat dipahami secara baik dengan adanya pengamatan langsung terhadap fenomena-fenomena alam melalui aktivitas di laboratorium berupa praktikum. Praktikum yang