An-Nuha: Jurnal Pendidikan Islam
e-ISSN: 2775-7617
p-ISSN: 2775-7226
Volume 1 Number 4 November 2021, hal. 617-629
617
http://annuha.ppj.unp.ac.id
Metode Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Alquran
Peserta Didik
Indah Fadilatul Kasmar
1
, Fuady Anwar
2
Indahfadilatulk256@gmail.com
1
, fuadyanwar55@yahoo.co.id
2
,
Universitas Negeri Padang
1,2
ARTICLE INFO ABSTRACT
Article history:
Received,24 Oktober 2021
Revised, 09 November
2021
Accepted, 30 November
2021
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-
bentuk kesulitan yang dialami oleh peserta didik dalam
pembelajaran Alquran di Pesantren Perkampungan
Minangkabau dan mengetahui metode yang digunakan
guru dalam mengatasi kesulitan tersebut serta
menganalisis hasil yang dicapai oleh peserta didik.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe
penelitian studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel dalam
penelitian ini ditentukan dengan teknik Purposive Sampling
yang berjumlah 18 orang. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat tiga bentuk kesulitan yang dialami oleh
peserta didik, yaitu kesulitan memahami Makhrajal Huruf,
Tajwid dan bentuk huruf Hijaiyah yang bersambung
dengan huruf lain. Strategi yang digunakan guru untuk
mengatasi kesulitan tersebut yaitu dengan mengadakan
kelas khusus, kelas khusus ini diklasifikasikan ke dalam
dua tingkatan, pertama kelas khusus dengan menggunakan
metode Iqro’, kedua menggunakan metode Qira’ati. Dari
hasil belajar peserta didik, terdapat peningkatan hasil
belajar sebelum dan setelah strategi ini diterapkan, artinya
strategi ini dapat mengatasi kesulitan peserta didik dalam
pembelajaran Alquran.
Keywords:
Metode, Kesulitan Belajar,
Pembelajaran Alquran
Clonflict of Interest:
None
Funding:
None
Corresponding Author: Indah Fadilatul Kasmar, Department Islamic Education Faculty of Social
Science Universitas Negeri Padang, Indonesia, Email: indahfadilatulk256@gmail.com Phone:
+6282385329437
Copyright©2021, Author(s)
1. Pendahuluan
Menurut Suma (2014:19), Alquran adalah kalam Allah yang ditulis dalam bentuk mushaf
diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril secara mutawatir lafazh
maupun maknanya yang dimulai dari al-Fatihah dan di akhiri dengan an-Nās serta dinilai
ibadah bagi orang yang membacanya. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Shihab
(2013:13), bahwa Alquran adalah kalam Allah yang bersifat mu’jizat yang diturunkan kepada
Nabi Muhammad SAW melalui perantara Jibril dengan lafal dan maknanya dari Allah SWT,
yang dinukilkan secara mutawatir, membacanya merupakan ibadah, dimulai dengan surah
al-Fatihah dan diakhiri dengan surah an-Nas. Di dalamnya terdapat wahyu sebagai petunjuk,
pedoman dan pelajaran bagi yang mempercayai dan mengamalkannya. Ia bagaikan mutiara
yang memberikan pantulan cahaya dari berbagai sisi bagi siapapun yang ingin
mendapatkannya (Qudsy, 2013:3).