252 JURNAL IDAARAH, VOL. II, NO. 2, DESEMBER 2018 EVALUASI KEMAMPUAN DAN PENGHITUNGAN PERINGKAT SISWA MENGGUNAKAN METODE TOPSIS DAN ENTROPY MUHAMMAD GALIH, SITI ROHANA Politeknik Negeri Tanah Laut, MTsN 1 Tanah Laut Email: ghalih@politala.ac.id Abstract: In this study uses techniques for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS) combined within formation Entropy weight to examine the performance of 5 best students. Calculations in teaching and research and improvement ability reveal the short-term and long-term performance. Exact values and intervals characterize the attribute values in the current model. A comparison and experimental analysis show the applicability, feasibility, effectiveness, and advantages of the proposed method. In this study focus on the TOPSIS and Entropy to calculate the student's performance. First, in this study the rationality of TOPSIS conferring to the standard decision theory. It forms that TOPSIS also has a built-in multi-attribute value meaning that not revealed explicitly. To this point, this has been a unknown feature of TOPSIS. Second, Entropy applied for the decision maker's (DM) behavioral propensity into TOPSIS. Finally, to advance evaluation accuracy of student performance, TOPSIS and Entropy applied to ranking the student with several criteria such as Presence (C1), Assignment (C2), Attitude (C3), Midterm-Exam (C4), and Final Exam (C5). Keywords: Evaluation, Entropy, Performace, Student, TOPSIS PENDAHULUAN alah satu tugas utama guru adalah mengawasi siswa tentang kemajuan pengembangan pengetahuan dan akademik. Laporan atau pengawasan pengembangan pendidikan disusun setiap tahun, berdasarkan hasil kinerja dan kemampuan siswa yang akan menjadi dasar atau tolak ukur untuk menentukan peringkat siswa. Selanjutnya, akademik adalah dasar untuk pelaksanaan prinsip pembangunan berkelanjutan. Seorang pendidik atau Guru adalah salah satu sumber yang penting dan sangat berpengaruh pada peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Banyak spesialis dalam ilmu pendidikan memfokuskan perhatian mereka pada efektivitas gaya mengajar ataupun metode dalam pendidikan. Ditambah lagi, Guru adalah salah satu unsur yang sangat penting dalam mewujudkan akuntabilitas penyediaan dan penyampaian layanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, tanpa guru yang berkualitas, upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan akan semakin sulit terlaksana. Selain itu, Guru juga memiliki peran yang harus selalu dipertimbangkan dalam membimbing, mengarahkan, dan mendidik siswa dalam proses pembelajaran baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Guru memiliki peran yang lebih menonjol dalam menciptakan S