36 UJI PERFORMASI DISC BRAKE SEPEDA MOTOR MATERIAL KOMPOSIT MATRIKS ALUMINIUM BERPENGUAT PARTIKEL KERAMIK Roy Waluyo, Dwi Rahmalina Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jl. Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640 Roy_waluyo@ft.uika-bogor.ac.id ABSTRAK Komposit matriks aluminium berpenguat partikel keramik banyak dikembangkan untuk aplikasi komponen otomotif. Keunggulan komposit matriks aluminium diantaranya mempunyai berat jenis rendah dibanding logam ferro serta memiliki performa yang baik seperti kekuatan tinggi, kekerasan tinggi, sifat tahan aus dan koefisien ekspansi panas rendah. Penelitian ini bertujuan mendapatkan performa, yaitu waktu berhenti saat pengereman pada kecepatan 40 km/jam dari disc brake dengan material komposit matriks (Al- 3Si+1.2Cu) dan partikel penguat (SiC+Al2O3) serta mendapatkan gradien temperatur pada disc brake akibat proses pengereman melalui simulasi termal dengan metode Finite element analysis. Hasil pengujian menunjukan komposit matriks aluminium dengan Cu 1.2%wt. yang diberi perlakuan aging 180°C dengan holding time 6 jam memiliki waktu berhenti rata-rata 2,70, lebih cepat dibanding disc brake dari logam ferro yang memiliki waktu berhenti rata-rata sebesar 2,84. Hasil simulasi termal menunjukan terjadi gradien temperatur dari 30,2°C yang terjadi pada sepanjang brake lining pusat pengereman dan 29.9°C pada daerah mendekati titik pusat disc brake. Kata kunci: komposit, performa, disc brake. Pendahuluan Efisiensi dalam penggunaan energi dan material akhir-akhir ini menjadi fokus dalam banyak penelitian, hal ini dikarenakan semakin berkurangnya sumber daya alam [1]. Upaya untuk mengurangi penggunaan energi di sektor transportasi salah satunya adalah dengan mengurangi berat kendaraan. Kendaraan yang ringan dibangun dari komponen-komponen yang ringan. Kendaraan yang ringan membutuhkan bahan bakar yang relatif sedikit dibanding dengan kendaraan yang berat, sehingga kendaraan yang ringan akan menghemat konsumsi bahan bakar. Salah satu komponen penting dalam kendaraan adalah disc brake. Pada kendaraan, saat pengereman akan terjadi gesekan antara disc brake dan brake pads sehingga mengakibatkan energi mekanik berubah menjadi energi termal atau panas. Energi panas yang dibangkitkan sangat tergantung pada berat dan kecepatan saat terjadi pengereman. Kendaraan dengan berat 1500 kg bergerak dengan kecepatan 145 km/jam yang di rem tiba-tiba sehingga kecepatannya menjadi 0 km/jam akan menghasilkan energi kinetik sebesar 240 kW. Dalam beberapa saat dapat menghasilkan gradien temperatur sampai 800 ° C pada tempat terjadinya gesekan dan sekitar 500 ° C pada pusat disc brake. Beberapa pertimbangan dalam pemilihan material disc brake, diantaranya yaitu, kekuatan, kekakuan, ketahanan aus, machinability, corrosion, squel, serta kemampuan melepas panas. Pertimbangan terpenting dalam material disc brake adalah kemampuannya terhadap