Penggunaan Technology Acceptance Model Sebagai Dasar Usulan Perbaikan Fasilitas Pada Layanan Mobile Internet Ali Sadiyoko 1 , Ceicalia Tesavrita 2 , Irfan Suhandi 3 Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan Jl. Ciumbuleuit no 94, Bandung 40141 Jawa Barat, INDONESIA Email: 1,2 {alfa51, ceicalia}@home.unpar.ac.id, 3 irfan_suhandi@yahoo.com Abstrak Teknologi mobile internet adalah suatu teknologi yang menyediakan akses internet nirkabel dengan menggunakan perangkat mobile seperti telepon genggam atau PDA (Personal Digital Assistants). Adanya teknologi mobile internet ini akan memungkinkan seseorang mengakses Internet tanpa terbatas ruang dan waktu. Mobile internet saat ini telah berkembang dan diproyeksikan untuk dipergunakan pada berbagai macam kegiatan seperti m-commerce (perdagangan lewat mobile Internet), mobile banking, m- learning (belajar melalui mobile Internet), mobile marketing, dan sebagainya. Pada penelitian ini akan meneliti persepsi pengguna terhadap penggunaan teknologi mobile internet dengan mengidentifkasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerimaan teknologi mobile internet ini. Penelitian ini akan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) yang banyak digunakan untuk menguji tingkat penerimaan masyarakat terhadap suatu bentuk teknologi informasi. Pada penelitian ini, TAM digunakan untuk menguji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan mobile Internet di Indonesia. Pengolahan data lebih lanjut dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Model (SEM). Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini membuktikan bahwa harapan akan besarnya manfaat yang dapat diberikan (perceived usefulness) dan rasa kemudahan penggunaan (perceived ease of use) pada teknologi mobile internet merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi keinginan masyarakat untuk terus menggunakan (behavioural intention to use) teknologi ini. Keinginan untuk terus menggunakan teknologi ini akan secara signifikan mendorong penggunaan nyata mobile internet (actual usage) di Indonesia. Berdasar fakta ini, maka diberikan usulan-usulan yang diharapkan mampu meningkatkan manfaat dan kemudahan penggunaan layanan mobile internet di Indonesia. Kata kunci: actual usage; behavioural intention to use; mobile internet; penerimaan teknologi; perceived usefulness; perceived ease of use; Structural Equation Modeling; Technology Acceptance Model. Pendahuluan Mobile internet adalah suatu teknologi mengakses internet secara nirkabel dengan menggunakan perangkat mobile seperti telepon genggam atau PDA (Personal Digital Assistants). Fasilitas mobile internet memungkinkan seseorang mengakses Internet tanpa terbatas ruang dan waktu. Walaupun mobile Internet diperkirakan sebagai salah satu teknologi yang akan sukses dan memiliki banyak peminat, namun ternyata jumlah penggunanya di Indonesia masih sangat terbatas. Sebuah survey yang dilakukan oleh Nielsen Mobile pada tahun 2008 mengungkap bahwa hanya 1,1% (sekitar 1 juta) pengguna ponsel yang menggunakan piranti tersebut untuk mengakses internet. Dengan jumlah pengguna ponsel yang mencapai 96 juta orang dan jumlah pengguna internet yang mencapai 25 juta orang, jumlah ini dapat dianggap sangat kecil. Sebuah survey lain yang dilakukan oleh Synofate Indonesia, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih lebih memilih untuk