Adabiyah Jurnal Pendidikan Islam Volume 1 , Nomor 1 , September 2015 ISSN 2502-0668 1 Diterima : 02 Juli 2015 Direvisi : 18 Juli 2015 Diterima : 31 Juli 2015 EPISTEMOLOGI PARTISAN PENDIDIKAN LIBERAL Nyong Eka Teguh Iman Santosa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Jalan Mojopahit 666 B Sidoarjo; Telp. (031) 8945444; Fax. (031) 8949333; Email: peziarah@umsida.ac.id ABSTRAK Pendidikan liberal secara umum berkeyakinan bahwa pendidikan sejati haruslah bersifat universal dan bebas dari praktik-praktik indoktrinasi. Hal ini beranjak dari prinsip pendidikan liberal yang menjunjung tinggi nilai-nilai yang vital bagi perkembangan moral dan intelektual manusia, seperti berfikir kritis, otonomi personal dan pluralisme pemikiran. Namun bersanding dengan varian paradigma pendidikan lainnya, terutama yang diusung oleh kelompok radikal dan konservatif, hal tersebut ternyata tidak mudah direalisasikan. Pendidikan liberal terbukti partisan secara epistemologis dan tidak sepenuhnya steril dari praktik-praktik indoktrinasi. Kata-kata kunci: epistemology partisan, pendidikan liberal, indoktrinasi. THE EPISTEMOLOGY OF LIBERAL EDUCATION FOLLOWERS ABSTRACT Liberal education generally believed that true education must be universal and free from indoctrinative practices. It is moving from liberal education principles that uphold the values that are vital to the moral and intellectual development of man, such as critical thinking, personal autonomy and pluralism of thought. However, when juxtaposed with other variants of educational paradigm promoted mainly by radicals and conservatives, it was not easy to be realized. Liberal education proved epistemologically partisan and incompletely sterile from practices of indoctrination. Keywords: partisan epistemology, liberal education, indoctrination. PENDAHULUAN Kejelasan dan kejernihan pengertian tentang makna pendidikan sangat dibutuhkan dalam perencanaan pendidikan. Hal tersebut dapat menuntun pads ideal-ideal pendidikan yang diusungnya. Tanpa mengetahui karakter dari ideal pendidikan yang dikehendaki, maka