JURNAL INFOTEL Informatika - Telekomunikasi - Elektronika Website Jurnal : http://ejournal.st3telkom.ac.id/index.php/infotel ISSN : 2085-3688; e-ISSN : 2460-0997 158 Jurnal Infotel Vol.9 No.2 Mei 2017 https://doi.org/10.20895/infotel.v9i2.169 Manajemen Sumber Daya Teknologi Informasi Laboratorium Komputer Menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dan COBIT 5 M. Panji Ismail 1 , Wing Wahyu Winarno 2 1,2 Program Studi Magister Informatika, FTI, Universitas Islam Indonesia 1,2 Jalan Kaliurang KM. 14.5, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55584, Indonesia Email korespondensi : smilepanji@gmail.com Dikirim 18 Januari 2017, Direvisi 10 Maret 2017, Diterima 23 Maret 2017 Abstrak – Laboratorium komputer merupakan salah satu sarana pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi (TI) yang terdiri dari tiga sumber daya TI, yaitu software, hardware, dan brainware. Tidak adanya kesesuaian antara kemampuan hardware dengan spesifikasi hardware yang digunakan dapat menghambat pengguna (brainware) dalam melakukan praktikum dan pembelajaran di laboratorium. Selain itu, ketidaksesuaian tersebut juga mengakibatkan software berjalan lambat dan computer sering error sehingga praktikum menjadi terganggu dan berjalan tidak lancar. Untuk mengetahui kesesuaian antar sumber daya TI yang ada di laboratorium dibutuhkan proses pengukuran manajemen sumber daya TI yang ada saat ini. Skala likert menjadi salah satu metode untuk mengukur kinerja software, hardware, dan tata kelola laboratorium saat ini. Hasil pengukuran kemudian dievaluasi menggunakan framework Balanced Scorecard (BSC) dengan melalui beberapa tahapan dan penyelarasan strategi TI. Setelah mengetahui hasil evaluasi dan kendala-kendala apa saka yang ada dalam melakukan pengelolaan maka langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana cara memperbaiki dan melakukan peningkatan tata kelola TI. COBIT 5 akan menjadi framework pelengkap untuk memperbaiki sekaligus memprediksi pengembangan manajemen sumber daya TI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrase antara COBIT 5 dengan Balanced Scorecard (BSC) memberikan kemampuan dalam melakukan pengukuran tata kelola laboratorium serta memberikan kemampuan untuk meningkatkan pelayanan secara kontinyu. Kata kunci – software, hardware, brainware, strategi TI, manajemen sumber daya TI, Balanced Scorecard (BSC), COBIT 5 AbstractComputer laboratory is one means of information technology-based learning, consisting of three IT resources is software, hardware, and brainware. The lack of conformity between the capabilities of the hardware with the hardware specifications used may inhibit user (brainware) in doing practical work, and learning in the laboratory. Besides the lack of conformity also resulted in slow-running software and computers are often practical so that error became distracted and not running smoothly. To determine the suitability between the IT resources that are in the process of measurement needed laboratory management of the IT resources that exist today. Likert scale to be one of the methods for measuring the performance of the software, hardware, and laboratory governance today. Measurement results are the evaluated using the framework of Balanced Scorecard (BSC) and through several stages and the alignment of the IT strategy. After knowing the results of the evaluation and any constrains that exist within the management then the next step is determining how to improve and make improvements to it governance. COBIT 5 will be complementary framework rectifying and predicts the development of IT resource management. The result of this research show that the integration between COBIT 5 with Balanced Scorecard (BSC) provides the ability to perform laboratory measurement laboratory governance as well as provide the ability to increase the service continue. Keywords-software; hardware; IT strategy; management of IT resources; Balanced Scorecard (BSC); COBIT 5