JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 5, No.2, (2015) 2337-3520 (2301-928X Print) G-236 Abstrak—Balikpapan sebagai pintu gerbang perekonomian Kalimantan Timur akan mengembangkan wilayahnya dibibir pantai berbetasan Selat Makassar. Proyek pengembangan ini akan membangun coastal road sepanjang 7,5 km yang nantinya akan menjadi kawasan bisnis dan jasa. Proyek ini dibagi menjadi segmen I- VIII. Berdekatan dengan kawasan yang akan dikembangkan tersebut, terdapat Lapangan Merdeka. Lapangan Merdeka merupakan tempat rekreasi masyarakat Kota Balikpapan, yang ramai dikunjungi sampai saat ini. Lapangan Merdeka, sebagai representasi rekreatif, saat ini berpotensi tersaingi karena adanya pulau yang akan dikembangkan di segmen VIII. Fasilitas lengkap pada pulau akan membuat masyarakat lebih tertarik mengunjunginya daripada Lapangan Merdeka. Akibatnya, Lapangan Merdeka akan menurun pengunjungnya dan menjadi tempat yang terabaikan. Sehingga, agar keduanya saling berintegrasi, fungsi tiap tempat didesain berbeda-beda untuk saling melengkapi. Dengan melihat potensi aktivitas pada pulau, yang kemungkinan menjadi rekreasi pasif maka Lapangan Merdeka di kembangkan dengan desain rekreasi aktif melalui pendekatan perilaku dan metode aktif desain. Kata Kunci— Aktif desain, integrasi, rekreasi aktif. I. PENDAHULUAN ALIKPAPAN merupakan salah satu kota di provinsi Kalimantan Timur, merupakan salah satu pusat kota perekonomian yang cukup berpengaruh bagi kabupaten dan kota disekitarnya. Demi memajukan perekonomian kota, pemerintah kota Balikpapan akan merealisasikan rencana pengembangan wilayah kota berupa reklamasi sepanjang perairan pantai Balikpapan dari Banua Patra sampai Stalkuda (Gambar 1). Dengan lebar 400-600 meter dengan panjang 7,5 kilometer, kawasan tersebut akan dibagi menjadi delapan segmen (Gambar 2). Kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan berbasis bisnis dan jasa sesuai RTRW Kota Balikpapan 2012-2032. Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan peluang ekonomi di kota Balikpapan. II. METODE DAN PENDEKATAN DESAIN A. Pendekatan Arsitek perlu memahami kebutuhan dasar manusia, berikut pula hubungan antara desain arsitektur dengan perilaku manusia. Arsitek juga perlu mempelajari interaksi antara perilaku manusia dengan lingkungan fisiknya; agar dapat menganalisis, menjelaskan, meramalkan, dan juga merekayasa hubungan antara perilaku manusia dengan lingkungannya, demi kepentingan manusia dan lingkungannya tersebut. Hubungan antara lingkungan dengan manusia beserta tingkah lakunya merupakan hubungan timbal balik, saling mempengaruhi, saling terkait, dan interdisipliner, yaitu terkait dengan berbagai macam ilmu atau disiplin. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara arsitektur dan perilaku manusia. Hal ini dapat dilihat dari aspek–aspek pembentuk perilaku manusia; baik akibat lingkungan atau bentuk arsitektur, ataupun sebaliknya. Dengan kata lain, arsitektur dapat mempengaruhi kondisi psikologi dan fisik manusia kearah yang lebih baik, bila lingkungan atau bentuk arsitektur dirancang dengan memperhatikan kebutuhan manusia. B. Metode Desain aktif dapat mendorong aktivitas fisik seperti bermain, berjalan, dan bersepeda yang berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental serta berkontribusi pada vitalitas sosial, ekonomi, dan kelestarian lingkungan. Rekreasi aktif selama waktu luang penting untuk orang dewasa dan anak- anak. Bermain bagi kalangan anak-anak di taman bermain, taman dan ruang terbuka lainnya membantu mereka mengembangkan keterampilan motorik dan kognitif. Untuk orang dewasa, menciptakan ruang untuk berjalan, menari, senam, dan olahraga lainnya juga dapat mendorong aktivitas fisik. Aktifitas fisik membantu anak-anak mengembangkan organisasi dan keterampilan sosial, serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Penyediaan akses lingkungan ke ruang rekreasi harus dapat mengakomodasi berbagai kepentingan berbeda dan bersifat universal, tidak membedakan umur dan kemampuan masyarakat. Ruang rekreasi seperti taman bermain harus mudah diakses dan digunakan. Aktif Desain sebagai Alternatif Rekreasi Taman Kota Sandra Adilla H dan Collinthia Erwindi Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: c_erwindi@yahoo.com B