How to cite: Safitri. A., Wahyudi, S. I. & Soedarsono (2021) Simulasi Jaringan Pipa Distribusi untuk Mengoptimalkan Sistem Penyediaan Air Minum Cirebon Raya, Jawa Barat, Indonesia. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(9). http://dx.doi.org/10.36418/ syntax-literate.v6i9. 4086 E-ISSN: 2548-1398 Published by: Ridwan Institute Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia p–ISSN: 2541-0849 e-ISSN : 2548-1398 Vol. 6, No. 9, September 2021 SIMULASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI UNTUK MENGOPTIMALKAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM CIREBON RAYA, JAWA BARAT, INDONESIA Adam Safitri, Slamet Imam Wahyudi, Soedarsono Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (STTC) Jawa Barat, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang Jawa Tengah, Indonesia Email: adam@sttcirebon.ac.id, wahyudi@unissula.ac.id, soedarsono@unissula.ac.id Abstrak Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan curah hujan tinggi juga masih terdapat permasalahan pemenuhan akses air bersih yang belum menjangkau seluruh masyarakat. Pemerintah Republik Indonesia telah berupaya memenuhi kebutuhan air bersih melalui program-program air bersih dan sanitasi baik perdesaan maupun perkotaan dalam hal ini pemerintah membentuk badan usaha milik daerah sebagai operator pelayanan air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dibentuk oleh masing-masing kabupaten/kota yang tersebar di Indonesia. Ketersediaan sistem air minum sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi regional, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memberikan simulasi jaringan pipa distribusi guna mengoptimalkan sistem penyediaan air minum. Metodologi penelitian yang dapat disajikan pada proses penelitian ini meliputi data perencanaan yang berkaitan dengan jumah penduduk, data keruangan wilayah, serta pengelolaan air bersih dalam hal ini Perumda Air Minum Tirta Jati yang ditunjuk sebagai operator pelayanan air bersih di Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Epanet akan memprediksi arah dan debit aliran di tiap pipa, zona layanan Mundu yang meliputi 5 Kecamatan dengan jumlah penduduk sebesar 196,651jiwa. Proyeksi jumlah pertumbuhan Sambungan Rumah (SR) sebesar 6,555 dan hidran umum (HU) sebesar 1,091 unit. Total kebutuhan air domestik dan non domestik sebesar 117.99 l/dt dengan tingkat kebocoran sebesar 20%, Analisa jaringan ditribusi dengan program Epanet 2.0 memerlukan data elevasi sistem pengaliran, jumlah penduduk yang akan dilayanani dan peta jaringan pipa, sehingga pada simulasi yang dilakukan untuk sistem penyediaan air minum Zona Mundu pada tahun 2033 dari total kebutuhan domestik dan non domestik sebesar 693.87 l/dt dengan sisitem perpompaan. Kata Kunci: simulasi hidrolis; jaringan pipa distribusi; air minum; epanet 2.0 Abstract Indonesia, which is an archipelagic country with high rainfall, is also still looking for access to clean water that has not yet reached the entire community. The Government of the Republic of Indonesia has made efforts to meet the need for clean water through clean water and sanitation programs, both in rural and urban areas, in this case the government of regional-owned enterprises as operators of