1 PENGEMBANGAN MODUL TENTANG JARINGAN HEWAN PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI IPA SMA NEGERI 22 SURABAYA Wahyu Zunaizah Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya, wahyuzunaizah@mhs.unesa.ac.id Dr. Andi Mariono, M.Pd. Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya, andimariono@unesa.ac.id Abstrak Proses pembelajaran merupakan komponen utama dalam pendidikan dan menjadi salah satu penentu ketuntasan hasil belajar. Kurangnya media dalam pembelajaran menyebabkan hasil belajar peserta didik kurang maksimal. Media modul cetak merupakan salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk kelayakan modul cetak yang dikembangkan pada peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 22 Surabaya. (2) untuk mengetahui keefektifan hasil belajar modul cetak yang dikembangkan pada peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 22 Surabaya. Metode pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket untuk mengetahui kelayakan media modul dan tes untuk mengetahui hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data dari angket dapat disimpulkan bahwa media modul dalam pembelajaran materi jaringan hewan termasuk dalam kategori baik. Sedangkan hasil analisis data dari hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa pengembangan media modul cetak ini dapat meningkatkan hasil belajar, hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya hasil uji T, t hitung memperoleh hasil yang lebih besar dari t tabel yaitu 4,35 untuk t hitung dan 2,021 untuk t tabel dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengembangan media modul materi jaringan hewan mata pelajaran Biologi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 22 Surabaya. Kata Kunci : Pengembangan, Modul, Jaringan Hewan, Hasil Belajar Abstract Learning process is a major component in education and become one of the final determinants of study results. Lack of media in learning causes learning outcomes of learners not maximal. Printed module becomes one of the alternatives that can be used to overcome the problem. The purpose of this research/study are (1) for the appropriateness of printed module where developed in students of class XI IPA SMA 22 Surabaya. (2) to measure the effectiveness learning result of print module in student of class XI IPA SMA 22 Surabaya . The method of this research is quantitative method. The Data collection used in this research was questionnaire to determine the appropriateness of media module and a test to know the results. Based on the results of data analysis from the questionnaire, it can be concluded that the printed module media of animal tissue on biology subject was in the good categories. While the results of data analysis of learning outcomes of students show that the development of this printed module can improve learning outcomes, it can be proved by the result of T-test , t count results greater than t table which is 4.35 for T count and 2.02 1 for t table thus can be said that the module development of animal tissue subject Biology can improve student learning outcomes. Keywords: Development, Module, Animal Network, Learning Outcomes PENDAHULUAN Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran agar peserta didik aktif dan mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, Bangsa dan Negara. Proses belajar mengajar atau proses pengajaran di sekolah atau di suatu lembaga merupakan suatu kegiatan melaksanakan kurikulum suatu lembaga pendidikan, agar dapat mempengaruhi para siswa mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Tujuan pendidikan pada dasarnya mengantarkan para siswa menuju pada perubahan-perubahan tingkah laku baik intelektual, moral maupun sosial agar dapat hidup mandiri sebagai individu dan makhluk sosial. (Sudjana dkk,2005:1) Bedasarkan studi pendahuluan di SMA Negeri 22 Surabaya pada tanggal 24 Maret 2017, dilaksanakan observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran yang bersangkutan dengan diperkuat dengan adanya rekap nilai siswa, RPP, karakteristik materi, dan karakteristik siswa, maka ditemukan adanya masalah dalam proses belajar mengajar pada mata pelajaran Biologi. Mata pelajaran Biologi adalah kajian tentang kehidupan, dan organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan taksonominya. Pembelajaran Biologi ini diberikan di setiap tingkatan kelas X dan kelas IPA SMA Negeri 22 Surabaya. Dalam mata pelajaran Biologi kelas XI IPA terdapat materi Jaringan Hewan. Jaringan Hewan