MANIFESTASI KLINIS RONGGA MULUT SEBAGAI PENANDA AWAL PENYAKIT IRON DEFICIENCY ANEMIA (IDA) (Laporan Kasus) Sarah Mersil *, Siti Aliyah Pradono ** *Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG UPDM(B) Jakarta ** Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG UI Jakarta ABSTRAK Manifestasi klinis rongga mulut dapat sebagai penanda awal kelainan darah, seperti anemia. Anemia defisiensi zat besi / Iron Deficiency Anemia (IDA) adalah kelainan darah yang paling umum dengan manifestasi rongga mulut khas yaitu glossitis, mukosa mulut pucat, dan angular cheilitis. Seorang pasien wanita berusia 46 tahun mengeluh sakit dalam mulut yang berulang terutama di lidahnya selama hampir 5 tahun. Pemeriksaan klinis ditemukan mukosa mulut pucat, fissure pada sudut mulut, dan atrofi papila lidah. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan IDA. Penanganan kasus ini dengan meredakan gejala dalam mulut dan merujuk ke bagian penyakit dalam untuk terapi lebih lanjut. Dokter gigi dapat terlibat dalam menegakkan diagnosis IDA dengan mengetahui tanda dan gejala klinis rongga mulut yang khas. Kata kunci : zat besi, IDA, mulut ABSTRACT Clinical manifestations of oral cavity can be an early marker of hematologic disorder, such as anemia. Iron deficiency anemia (IDA) is the most common hematologic disorder with characteristic oral manifestations including glossitis, mucosal pallor, and angular cheilitis. A 46 – year - old woman patient complains recurrent oral sore, especially on her tongue about almost 5 years suffering. Clinical examination found pallor of oral mucosa, fissuring at the angles of the mouth, atrophy of tongue papillae. Laboratory examination revealed an IDA. Case management by relieve the oral symptoms and reffer to internal department for further therapy. The dentist can be involved in establishing the diagnosis of IDA by knowing its typical oral clinical signs and symptoms. Key words : iron, IDA, oral PENDAHULUAN at besi adalah mikronutrien yang sangat penting dan sangat berperan pada aktivitas biokimia dalam tubuh. Zat besi dibutuhkan untuk merasakan (sensing) dan transportasi oksigen ke jaringan eritroid (hemoglobin) dan otot (mioglobin), sintesis DNA dan sebagai penerima atau donor elektron dalam sitokrom yang penting untuk transduksi energi. 1,2 Tubuh mengandung sekitar 3-5 g zat besi (45-55 mg/kg berat badan pada wanita dan pria dewasa) dan didistribusi ke seluruh tubuh. 1 Mayoritas zat besi dalam tubuh (60-70%) terdapat pada hemoglobin (dalam sirkulasi sel darah merah), sisanya pada organ hati dan otot. 1 Hemoglobin mengandung heme (komponen mengandung zat besi) yang melekat pada globin (protein). 3 Eritropoiesis membutuhkan sekitar 30 mg zat besi perhari. 1 Penyerapan zat besi terjadi terutama pada duodenum dan proksimal jejunum. 4 Iron deficiency (ID) didefinisikan sebagai menurunnya total kandungan zat besi tubuh. 5 Stadium defisiensi zat besi dapat dibagi tiga, yaitu : 1) Penurunan jumlah zat besi; 2) Defisiensi zat besi tanpa anemia; 3) Anemia defisiensi zat besi atau iron deficiency anemia (IDA). 6 Pemeriksaan laboratorium pada defisiensi zat besi memiliki nilai standar seperti pada tabel 1. Gejala awal anemia terlihat dari menurunnya persediaan zat besi dari hasil pemeriksaan laboratorium (tabel 1) 7 . Tanda awal IDA adalah menurunnya kadar hemoglobin (Hb) dan hematokrit (Ht). Apusan darah tepi dan pemeriksaan eritrosit dengan gambaran microcytic dan hypochromic merupakan kondisi IDA kronis, hal ini menunjukkan bahwa persediaan zat besi yang tidak adekuat untuk sintesis hemoglobin yang normal guna membentuk sel eritroid di sumsum tulang. 8 Secara sederhana, etiologi IDA dikategorikan menjadi kehilangan darah yang akut misalnya melahirkan atau kronis misalnya kehilangan darah dari saluran cerna, kurangnya asupan diet atau gangguan penyerapan, meningkatnya kebutuhan (masa pertumbuhan pada anak-anak, kehamilan, menyusui), atau kombinasi dari ketiga faktor tersebut. 3 Wanita pramenopause, menstruasi yang berlebihan adalah penyebab tersering JITEKGI 2017, 13 (2) : 1-4 terbitkan di Jakarta Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi FKG UPDM (B) ISSN 1693-3079 Z