Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 2, No. 1, Mei 2020, pp. 1-8 ISSN 2715-2456 http://journal.uad.ac.id/index.php/Psikologi/index 10.26555/jptp.v2i1.16948 jptp@psy.uad.ac.id 1 Hubungan antara konsep diri dan adversity quotient dengan kecemasan menghadapi masa depan remaja jalanan Ira Dwiyati Harahap a,1 , Dessy Pranungsari b,2* a PT. Inti Terang Sukses, Tebing Tinggi b Fakultas Psikologi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta 1 dwiyirah@gmail.com; *2 dessy.pranungsari@psy.uad.ac.id *Correspondent Author KATAKUNCI ABSTRAK adversity quotient; kecemasan menghadapi masa depan; konsep diri KEYWORDS adversity quotient; anxiety facing the future; self-concept Rendahnya kesejahteraan pada remaja menyebabkan banyaknya masalah sosial, salah satunya adalah anak jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dan adversity quotient dengan kecemasan menghadapi masa depan pada remaja jalanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Alat pengumpulan data menggunakan skala konsep diri, skala adversity quotient, dan skala kecemasan menghadapi masa depan. Subjek penelitian ini adalah remaja jalanan di bawah dampingan LSM Rumah Impian Yogyakarta yang berjumlah 40 orang. Hasil koefisien regresi berganda antara konsep diri dan adversity quotient dengan kecemasan menghadapi masa depan menunjukkan korelasi R=0,666 dengan taraf signifikansi p=0,000 (p<0,00). Hal ini berarti ada hubungan yang sangat signifikan antara konsep diri dan adversity quotient dengan kecemasan menghadapi masa depan pada remaja jalanan. Hasil koefisien korelasi antara konsep diri dengan kecemasan menghadapi masa depan adalah sebesar r=-0,597, dengan taraf signifikansi p=0,000 (p<0,01). Artinya semakin tinggi konsep diri maka akan semakin rendah kecemasan menghadapi masa depan. Hasil koefisien korelasi adversity quotient antara konsep diri dengan kecemasan menghadapi masa depan adalah sebesar r=-0,634, dengan taraf signifikansi p=0,000 (p<0,01). Artinya semakin tinggi adversity quotient maka akan semakin rendah kecemasan menghadapi masa depan. Sumbangan efektif variabel konsep diri terhadap kecemasan menghadapi masa depan sebesar 17,34%, dan sumbangan adversity quotient terhadap kecemasan menghadapi masa depan sebesar 26,92%. Kesimpulan penelitian menunjukan semakin tinggi konsep diri dan adversity quotient maka akan semakin rendah kecemasan menghadapi masa depan. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah konsep diri dan adversity quotient maka semakin tinggi kecemasan menghadapi masa depan. The relationship between self-concept and adversity quotient with anxiety facing the future of street youth The low welfare of adolescents causes many social problems, one of which is street children. This study aims to determine the relationship of self-concept and adversity quotient with anxiety for the future on homeless youth. The method used in this research is quantitative method. This study uses data collection tools using self-concept scale, scale Adversity quotient, and the scale of anxiety for the future. Subjects