Buletin Veteriner Udayana Volume 13 No. 2: 196-205 pISSN: 2085-2495; eISSN: 2477-2712 Agustus 2021 Online pada: http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet DOI: 10.24843/bulvet.2021.v13.i02.p012 Terakreditasi Nasional Peringkat 3, DJPRP Kementerian Ristekdikti No. 21/E/KPT/2018, Tanggal 9 Juli 2018 196 Laporan Kasus: Feline Infectious Peritonitis Virus pada Kucing Lokal Jantan yang Mengalami Asites (CASE REPORT: FELINE INFECTIOUS PERITONITIS VIRUS IN MALE LOCAL CATS WITH ASCITES) Putu Devi Jayanti 1 *, I Wayan Nico Fajar Gunawan 1 , Ni Luh Ayu Kartika Meidy Pramudiasari Sulabda 2 1 Laboratorium Diagnosis Klinik, Patologi Klinik dan Radiologi, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali; 2 Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Udayana, Jl. Raya Sesetan, Gg. Markisa No. 6 Denpasar Selatan, Denpasar Bali. *Email: putudevijayanti@unud.ac.id Abstrak Feline infectious peritonitis merupakan infeksi virus pada kucing dengan tanda klinis terjadi asites pada bentuk efusif. Asites merupakan bentuk umum keadaan sistemik yang ditandai dengan adanya distensi abdomen yang disebabkan karena adanya akumulasi cairan. Seekor kucing lokal berumur 1 (satu) tahun dengan bobot badan 4 kg bernama Minmin datang ke Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Udayana dengan keluhan terjadi penurunan nafsu makan, lemas, susah defekasi dan rongga abdomen membesar. Pada pemeriksaan fisik diketahui adanya distensi abdomen. Untuk peneguhan diagnosis dilakukan pemeriksaan ultrasonografi, rontgen, dan abdominocentesis dan diperoleh hasil bahwa terjadi akumulasi cairan pada rongga abdomen, hepatomegali, dan nefritis. Dilakukan pemeriksaan hematologi rutin dan biokimia darah yang menunjukkan adanya peradangan kronis dan abnormalitas fungsi ginjal. Hasil uji rivalta menunjukkan hasil positif akumulasi eksudat yang ditandai dengan bentukan jellyfish like. Terapi yang diberikan berupa pemberian diuretik furosemide 10 mg/ml injeksi intravena dengan jumlah pemberian 0,45 ml (2 x sehari), hepatoprotektor ornipural injeksi subkutan dengan jumlah pemberian 2 ml (setiap 2 hari sekali), nefroprotektor ketosteril per oral dengan jumlah pemberian ½ tablet (setiap 2 hari sekali), antibiotik cefotaxim sodium 1g/ml injeksi intravena dengan jumlah pemberian 1,3 ml (2 x sehari), antiradang dexamethasone 5mg/ml injeksi subkutan dengan jumlah 0,4ml (2 x sehari), dan transfer factor 1 x 1 tablet selama 7 hari. Pengobatan yang diberikan memberikan hasil yang baik terhadap penurunan derajat distensi abdomen. Kata kunci: asites; suspect feline infectious peritonitis; kucing; tes rivalta Abstract Feline infectious peritonitis is a viral infection in cats with clinical signs of ascites occurring in the effusion form. Ascites are a common form of systemic state characterized by abdominal distention caused by fluid accumulation. A local cat aged 1year with a weight of 4 kg named Minmin came to Udayana University Animal Education Hospital with complaints of decreased appetite, weakness, difficulty defecation and abdominal cavity enlargement. On physical examination is known the presence of abdominal distension. For the edification of the diagnosis is carried out ultrasound examination, X-ray, and abdominocentesis. There is an accumulation of fluid in the abdominal cavity, hepatomegaly, and nephritis. Routine hematology and blood biochemical examinations are performed that indicate chronic inflammation and abnormalities in kidney function. Rivalta test results showed positive results of accumulated exudate characterized by jellyfish like formation. Therapy given in the form of diuretic administration furosemide 10 mg / ml intravenous injection with the amount of administration 0.45 ml (2 x daily), ornipural hepatoprotector subcutaneous injection with the amount of administration 2 ml (every 2 days), nephroprotektor ketosteril per oral with a total administration of 1/2 tablet (every 2 days), antibiotic cefotaxim sodium 1g/ml intravenous injection with a total administration of 1.3 ml (2 x daily), anti-inflammatory dexamethasone 5mg/ml subcutaneous injection with an amount of 0.4ml (2 x daily), and transfer factor 1 x 1 tablet for 7 days. The treatment provided gives good results against a decrease in the degree of abdominal distention. Key words: ascites; suspect feline infectious peritonitis; cat; rivalta test