Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 2016 STMIK AMIKOM Yogyakarta, 6-7 Februari 2016 ISSN : 2302-3805 3.4-13 SISTEM PAKAR DIAGNOSA AWAL PENYAKIT KULIT KUCING BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR (Studi Kasus: Lab Klinik “Klinik Hewan Jogja”) Tutur Larasati 1) , M. Rudyanto Arief 2) 1), 2) Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl Ring road Utara, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta 55281 Email : tutur.l@students.amikom.ac.id 1) , rudy@amikom.ac.id 2) Abstrak Media konsultasi ini merupakan aplikasi dari sistem pakar berbasis web dengan menggunakan fakta dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tertentu. Sistem pakar memberikan nilai tambah pada teknologi untuk membantu dalam menangani era informasi yang semakin canggih. Aplikasi sistem pakar ini menghasilkan output berupa program aplikasi yang dapat digunakan untuk mendiagnosa kemungkinan penyakit kulit pada hewan kucing berdasarkan gejala yang diinputkan oleh user. Sistem ini juga menampilkan besarnya kepercayaan gejala tersebut terhadap penyakit kulit yang diinputkan oleh user. Pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan diagnosa penyakit kulit kucing berdasarkan gejala-gejala yang diderita pasien meskipun gejala- gejala tersebut mengandung ketidakpastian. Hasil diagnosa disertai nilai Certainty Factor yang menunjukkan tingkat kebenaran, keakuratan dari kemungkinan penyakit kulit pada kucing. Kata kunci:Sistem Pakar, Certainty Factor 1. Pendahuluan Dokter hewan spesialis kucing di Indonesia mayoritas membuka praktek di kota-kota besar saja. Sehingga tidak jarang para pemilik kucing yang terlambat memberikan penanganan pada penyakit kulit sejak gejala awal terjadi. Sistem pakar mencoba mencari solusi yang memuaskan sebagaimana yang dilakukan oleh seorang pakar, seperti memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan alasan atas saran atau kesimpulan yang ditemukannya. Dengan adanya sistem pakar ini diharapkan dapat menghasilkan informasi mengenai penyakit kulit pada kucing, cara mendiagnosa penyakit kulit pada kucing, serta cara penanganan penyakit kulit pada kucing yang harus dilakukan untuk membantu kinerja serta ketepatan diagnosis oleh seorang pakar [1]. Dari masalah dan solusi yang telah diuraikan di atas, maka penulis ingin melakukan penelitian dengan judul “Sistem Pakar Diagnosa Awal Penyakit Kulit Kucing Berbasis Web Menggunakan Metode Certaity Factor”. Bedasarkan latar belakang masalah seperti yang diuraikan di atas, dapat dirumuskan suatu masalah bagaimana membangun sistem pakar berbasis web di bidang kedokteran hewan untuk mendiagnosa penyakit kulit pada kucing? Untuk mendapatkan hasil penelitian seperti yang diharapkan dan penelitian dapat terarahkan, maka permasalahan dalam penelitian ini akan dibatasi sebagai berikut. 1. Sistem berbasis pengetahuan yang akan dirancang ini adalah web. 2. Sistem ini dibatasi pada 8 jenis penyakit kulit kucing yaitu Ringworm, Infeksi Jamur (Yeast Infextion), Eosinophilic Granuloma, Alergic Dermatitis, Stud Tail, Scabies, Ear Mite, dan Kutu Lice. 3. Jenis gejala, penyakit, pencegahan dan pengobatan dari keterangan dokter hewan. 4. Sasaran pengguna program ini adalah dokter hewan atau paramedis (asisten dokter hewan) dan pemilik hewan kucing. 5. Metode yang digunakan untuk mengatasi ketidakpastian menggunakan metode Certainty factor. 6. Data didapat dari pakar yaitu dokter hewan yang berada di Lab Klinik “Klinik Hewan Jogja”. 7. Sistem pakar ini dibangun berbasis web menggunakan PHP dengan framework CodeIgniter dan manajemen database MySQL. 8. Sistem ini dirancang hingga tahap uji coba. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa penyakit kulit kucing berdasarkan gejala-gejala yang dialami, menerapkan sistem untuk mengatasi ketidakpastian dan memberikan nilai probabilitas kemungkinan pada hasil diagnosa serta memberikan saran pencegahan dan pengobatan. Zulfa Afifah Sibghotallah dari STMIK Amikom Yogyakarta dalam skripsinya yang berjudul Sistem Pakar Pemilihan Obat pada Pasien Hipertensi Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty factor (Studi Kasus: Puskesmas Mantrijeron). Dalam skripsi tersebut