11 MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN MELALUI PERAN MEDIASI KEPUASAN DAN KETERIKATAN KARYAWAN ATAS MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA PERUSAHAAN ASURANSI DI INDONESIA Dematria Pringgabayu, Emilia Fitriana Dewi Politeknik Pajajaran ICB Bandung School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung demabayu5@gmail.com Abstract: Employee performance as a human capital in a company plays an important role because it can significantly affect company performance, but employee performance was not always influenced by employee engagement. Allegedly there are other factors that affect employee performance either directly or indirectly, among others job satisfaction, work motivation, and work environment. This study aims to determine what factors should be improved in order to improve employee performance. The sample used in this research is all employees of Insurance Company as many as 226 people, while data collection method using questionnaire. Data analysis method used Partial Least Square (PLS). The results showed the factor that most affect the employee's performance was the satisfaction of the employees themselves. Keyword: Work environment, work motivation, employee satisfaction, employee engagement, employee performance Abstrak: Kinerja karyawan sebagai modal insani di sebuah perusahaan memegang peranan penting karena dapat secara signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan, namun kinerja karyawan ternyata tidak sepenuhnya selalu dipengaruhi oleh keterikatan karyawan. Diduga masih ada faktor faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung antara lain kepuasan kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang secara riil harus ditingkatkan agar kinerja karyawan juga dapat semakin baik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua karyawan Perusahaan Asuransi sebanyak 226 orang, sedangkan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner, dan metode analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi kinerja karyawan ternyata adalah kepuasan karyawan itu sendiri. Kata kunci: Lingkungan kerja, motivasi kerja, kepuasan karyawan, keterikatan karyawan, kinerja karyawan Modal Insani atau dalam hal ini karyawan, merupakan hal terpenting bagi perusahaan karena manusia merupakan modal utama yang memiliki kedinamisan, oleh sebab itu karyawan harus memiliki peran penting dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan perusahaan dapat tercapai, jika para karyawan memiliki kinerja yang maksimal Agar karyawan bekerja secara maksimal, perusahaan sebaiknya memiliki program manajemen kinerja yang baik. Manajemen Kinerja merupakan hal kritis yang harus dimiliki tiap perusahaan, karena perusahaan paham dan secara jelas tahu sasaran dan goals yang dituju, sedang karyawan juga paham target dan output kerja seperti apa yang dinilai. Hal ini senada dengan pendapat Pulakos (2009) yang menyatakan bahwa ketika para karyawan paham dengan jelas tujuan perusahaan yang maksimal maka kinerja karyawan juga akan maksimal. Selain itu, manajemen kinerja saat ini menjadi dasar perusahaan dalam menghitung kompensasi para karyawan, oleh sebab itu kinerja yang baik akan dilakukan oleh para karyawan. Performance atau kinerja karyawan ini perlu diukur oleh pimpinan agar dapat diketahui sampai sejauhmana perkembangan kinerja dari seorang karyawan pada khususnya dan organisasi pada umumnya. Bernandin dan Russell (2010: 135) memberi batasan mengenai performansi sebagai “… the