Bulletin of Scientific Contribution, Volume 14, Nomor 2, Agustus 2016 : 195 204 195 GEOKIMIA BATUAN VOLKANIK FORMASI CIKOTOK DI SEGMEN UTARA KUBAH BAYAH, BANTEN Johanes Hutabarat Departemen Geologi Sains, Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran email : j.hutabarat@unpad.ac.id ABSTRACT The Bayah Dome area compiled by various rock formations either volcanic rock and also sediment, where the volcanic rock is in general is main compiler from Cikotok and Cimapag Formation which age Tersier. Volcanic rock in Bayah Dome is distinguishable to become two main lithology types that are coherent- and non-coherent volcanic roks. Coherent volcanic roks in Bayah dome northern segment consist of basalt-, and andesite lava. Andesitic lava is dominant rock. Both types of the lithology in general has experienced hydrothermal alteration distinguished with there is of secondary mineral like chlorite, sericite, carbonate, clay and opaq minerals. The mineralogical and rock geochemistry composition, the volcanic rock has been formed in island arc environment characterized by content SiO2 is ranging from 48.29%-58.34%, Al2O3 between 12.49%-17.18%; TiO2 and P2O5 ranges from 0.49%-0.81%, and 0.20%-0.41% respectively. Keywords: Andesite, Basalt, Hydrothermal alteration, Volkanic Calk-alkaline, Island arc. ABSTRAK Daerah Kubah Bayah disusun oleh berbagai formasi batuan baik batuan volkanik maupun sedimen, dimana batuan volkaniknya pada umumnya merupakan penyusun utama dari Formasi Cikotok dan Cimapag yang berumur Tersier. Batuan volkanik di Kubah Bayah dapat di bedakan menjadi dua jenis litologi yang utama yaitu batuan volkanik koheren dan batuan volkanik non-koheren. Batuan volkanik koheren di segemen utara Kubah Bayah terdiri dari lava basalt, dan andesit. Andesitik merupakan batuan yang dominan. Kedua jenis litologi tersebut pada umumnya telah mengalami ubahan hidrotermal yang dicirikan dengan terdapatnya mineral sekunder seperti klorit, serisit, karbonat, mineral lempung, dan mineral opak. Secara komposisi mineralogi dan geokimia batuan, batuan volkanik tersebut terbentuk di lingkungan busur kepulauan yang ditandai oleh kandungan kandungan SiO2 yang berkisar antara 48.29%-58.34%, Al2O3 antara 12.49%-17.18%; TiO2 dan P2O5 berturutan berkisar antara 0.49%-0.81%, dan 0.20%-0.41%. Kata Kunci: Andesit, Basalt, Alterasi hidrotermal, Volkanik Kalk-alkali, Busur Kepulauan. PENDAHULUAN Daerah Bayah dalam literatur geologi Indonesia dikenal merupakan daerah mineralisasi logam di Banten dan Jawa Barat yang sangat potensial, selain merupakan salah satu daerah dengan singkapan batuan berumur Tersier yang paling lengkap di Pulau Jawa (Sukarna, 1993, 1998). Daerah ini secara struktural dinamakan Tinggian Bayah berupa kubah besar, dan merupakan tempat dimana kegiatan magmatik pada Zaman Tersier dan batuan sedimen berumur Paleogen, Neogen hingga Kuarter, serta batuan metamorfik yang berumur Tersier awal dijumpai. Sebagian besar produk kegiatan magmatiknya pada umumnya tersusun dari batuan beku seperti batuan beku dalam (plutonik) dan gunungapi (volkanik) yang dapat dikelompokkan dalam Formasi Cikotok, Batuan Plutonik dan Volkanik Miosen dan Batuan Volkanik Kuarter. Formasi Cikotok menempati hampir sebagian besar daerah kubah Bayah. Formasi Cikotok atau Andesit Tua (Old Andesite; menurut Koolhoven, 1933); merupakan suatu kompleks batuan volkanik andesitis yang terdiri dari batuan intrusi dan ekstusif serta efusif. Formasi ini merupakan suatu lapisan yang tebal dengan sisipan sedimen- sedimen yang berumur Eosen Muda; Oligosen dan Miosen Tua. Akhirnya oleh karena adanya suatu kegiatan yang datang kemudian lapisan tersebut