Jurnal Teknik Sipil Dan Arsitektur Vol. 24 No. 2 Juli 2019 ISSN: 2301-668X (2598-2257 Print) 33 ANALISA GALIAN BERDASARKAN METODE ELEMENT HINGGA Lisa Fitriyana Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung fitriyanalisa@gmail.com Reki Arbianto Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta rekiarbianto@gmail.com Abstrak Kawasan Simpang lima aka dibuat underpass sebagai salah satu usaha mengurai kemacetan. Pembuatan underpass dilakukan dengan metode galian. Hal penting yang harus diperhatikan dalam pekerjaan galian adalah kestabilan dinding penahan tanah. Dalam penelitian ini, lokasi penelitian di laksanakan di kawasan Simpang Lima semarang. Metode pengambilan data berupa data lapangan yaitu bor mesin dan data lab. Data Bor mesin diperoleh 3 tiitk dengan kedalaman bor sampai 40 m. Metode analisis digunakan yaitu analisis dengan metode elemen hingga dengan software Plaxis. Metode galian dilakukan secara bertahap yaitu terdiri 4 tahap dan elevasi MAT harus berada dibawah elevasi galian rencana. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kestabilan dinding penahan tanah galian bisa tercapai dengan memberi tiang pancang sebagai dinding penahan tanah dan menambah perkuatan dengan angkur. Selain beban bangunan, juga di analisis beban gempa. PGA yang digunakan yaitu 0,1 (daerah semarang) dan interval waktu 10 detik. Dari hasil analisis diperoleh bagunan kuat dan aman dari kerusakan. Kata kunci: galian, metode elemen hingga, beban bangunan, beban gempa. Abstract Simpang Lima area will be underpassed as an effort to unravel traffic jams. The underpass is made using the excavation method. The important thing that must be considered in excavation work is the stability of the retaining wall. In this study, the location of the study in the Simpang Lima area of Semarang. The method of taking data in the form of field data, namely drilling machines and lab data. Data Drill machine obtained 3 points with a drill depth of up to 40 m. The analytical method used is the analysis with the finite element method with Plaxis software. The excavation method is carried out in stages, consisting of 4 stages and the elevation of the MAT must be below the elevation of the excavated plan. The analysis shows that the stability of the excavation retaining wall can be achieved by providing piles as retaining walls and adding reinforcement with anchor. In addition to building loads, earthquake load analysis is also analyzed. The PGA used is 0.1 (Semarang area) and a 10 second time interval. From the analysis results, it is obtained that the building is strong and safe from damage. Keywords: excavation, finite element method, building load, earthquake load.