JEP | Volume 5 | Nomor 2| November 2021
e-ISSN 2579-860X
p-ISSN 2614-1221
Doi: https://doi.org/10.24036/jep/vol5-iss2/609
Copyright © 2021, Author et al.
This open access article is distributed under a (CC-BY License)
Pengembangan Media Interaktif Mata Kuliah Teknik Analisis Biologi Molekuler
(TABM)
Fitria Lestari
1)
1)
Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan Matematika dan IPA, STKIP PGRI
Lubuklinggau
Email: Fitrinq@gmail.com
ABSTRACT
Molecular Biology Analisis Techniques (TABM) is one of the courses that discusses the basic
techniques needed for molecular biology. Learning in TABM, is more emphasis on procedural, so the
process by using books alone is not enough. Therefore, to support the TABM learning process,
interactive were developed consisting of text, sound, images, and research videos. This type of research
is R & D is a research and development design by modifying the systematics of Kemp and Dayton. The
development steps are to determine the specific learning objectives of the product; prepare material
and video content; creating storyboard, developing, editing, and mxing; testing and revising. The
instruments used are validation sheets and questionnaires for students with qualitative and quantitative
data analysis techniques. Based on the result, there are several suggestions and inputs including:
design, instructions for use, product packaging, introduction of tools and initial materials, and
procedures. While quantitatively it can be seen that the developed interactive media doesn’t need to be
revised and is suitable for use, namely 92,1% of field experts and 70,2% of media experts. It can be
concluded that the development of interactive media can be used ini procedural courses such as
molecular biological analysis techniques.
Keywords : Interactive media, Molecular Biology Analysis Techniques (TABM)
This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and
reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2021 by author.
PENDAHULUAN
Salah satu mata kuliah yang menuntut
mahasiswa untuk menggunakan metode mole
kuler yaitu Teknik Analisis Biologi Molekuler
(TABM). TABM merupakan metode analisis
genetik berdasarkan perubahan komposisi dan
fungsi gen. Materi dari mata kuliah TABM ini
menjelaskan metode analisis dasar dalam biologi
molekuler, meliputi isolasi DNA, elektroforesis
agarosa, PCR, dan elektroforesis poliakrilamid.
Prosedur analisis biologi molekuler digunakan
untuk analisis filogenetik seperti ekstraksi DNA,
elektro foresis, PCR, dan sekuensing DNA
(Sukoco, dkk., 2016). Analisis molekuler diperlu
kan untuk mempermudah memahami berbagai
mekanisme molekuler termasuk identifikasi gen,
ekpresi, dan ekplorasi protein atau enzim
sehingga fungsi gen dan protein dapat diketahui
(Fatchiya, dkk., 2011). Harapan setelah meng
ikuti pembelajaran mengenai TABM ini, maha
siswa akan memiliki pengetahuan dasar tentang
teknik-teknik yang digunakan dalam analisis
biologi molekuler.
Materi-materi dalam TABM memiliki
karakteristik yaitu mengandung prinsip, konsep,
dan pembahasannya lebih bersifat prosedural
atau teknis dalam melakukan analisis biologi
molekuler. Pembelajaran menggunakan buku
cetak atau modul tentu saja belum optimal karena
buku cetak atau modul hanya menyajikan
prosedur-prosedur yang bersifat tertulis dan
abstrak dalam melakukan analisis biologi
molekuler dan belum menggambarkan teknis
analisis biologi molekuler secara nyata. Hal ini
mengakibatkan mahasiswa akan mengalami kesu
litan mempelajari sebuah proses dari teknik anali
sis biologi molekuler. Hal ini tentunya akan menu
runkan motivasi dan daya tarik siswa untuk
belajar.
Ilmu pengetahuan dan teknologi yang
semakin melaju di abad 21 telah menyebabkan
besarnya konsekuensi yang berbeda dari sebelum
nya (Nahdi, 2019). Abad 21 ini ditandai dengan
karakteristik dunia ilmu pengetahuan yang saling
bertaut. Semakin menyempit dan meleburnya
ruang dan waktu menjadi aspek yang menentu
kan percepatan dan keberhasilan ilmu pengetahu
an oleh umat manusia. Berbagai jenis teknologi
pendidikan dan media digital dapat mendorong
siswa untuk meningkatkan kemampuan belajar