180 JURNAL IDAARAH, VOL. II, NO. 2, DESEMBER 2018 IMPLEMENTASI BUDAYA ORGANISASI DALAM PENINGKATAN PELAYANAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN DI MAN I MAKASSAR M. AHSAN AGUSSALIM, ARIFUDDIN SIRAJ, LA ODE ISMAIL AHMAD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Jl. HM. Yasin Limpo No. 36 Makassar Email: mahsan@gmail.com, arifuddin.siraj@uin-alauddin.ac.id, laode.ismail@uin-alauddin.ac.id Abstract: This study aims (1) to find out the organizational culture implemented in MAN I Makassar (2) the administrative service system in MAN 1 Makassar (3) the impact of implementing organizational culture in improving administrative services in MAN 1 Makassar. This study uses qualitative methods and phenomenological, pedagogical, sociological and psychological approaches. To obtain data, the author have interviews, observation, documentation and triangulation. The results of this study indicate that the implementation 1 Makassar has been well implemented which takes the form of the of organizational culture in improving administration services at MAN application of a culture of discipline and cooperation that refers to the values of social relations and good communication among personal peers who have been determined to achieve aim. Efforts to improve administrative services observed at MAN 1 Makassar have demonstrated their quality, one of which is to prove harmoniously a relationship between fellow personalities, from students, employees, teachers, and principals, which can be realized in the form of cooperation, both in nature structural and cultural. The implication of this research is that it is expected that the school of Madrasah Aliyah Negeri 1 Makasssar can improve its administrative services while still referring to human values and also can be applied effectively and efficiently. Keywords: Organizational Culture, Administrative Services PENDAHULUAN enyelenggaraan pendidikan dalam sebuah organisasi menunjukkan bahwa keberadaan organisasi pendidikan tersebut ditujukan untuk mencapai tujuan pendidikan secara lebih efektif dan efisien. Tujuan pendidikan dan tujuan sekolah sebagai organisasi pendidikan formal tidaklah terpisah. Pendidikan ditujukan bagi orang-orang yang mengikuti proses pendidikan. Proses pendidikan ini berada dalam organisasi. Dengan demikian, keberlangsungan proses pendidikan ini menjadi dasar bagi penetapan tujuan sekolah sebagai sebuah organisasi (Tim Dosen Admanistrasi Pendidikan Indonesia). Nevizond chatab menyatakan keberlangsungan proses pendidikan dalam sebuah organisasi akan melahirkan budaya organisasi. Budaya organisasi ini sangat berpengaruh dalam membentuk dan memberi arti kepada anggota organisasi untuk berperilaku dan bertindak, yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya sebagai karakter organisasi. Budaya organisasi adalah suatu sistem makna bersama yang dimana unsurnya meliputi materi, personal (SDM), pola hubungan sosial secara psikologi; nilai dan moral, yang kemudian diformulasikan menjadi sebuah konsep tertentu sebagai rujukan dalam menjalankan suatu wujud kinerja. P