Seminar Nasional Ilmu Komputer (SNIK 2015) - Semarang, 10 Oktober 2015 ISBN: 978-602-1034-19-4 101 MODEL PERENCANAAN STRATEGIS SI/TI UNTUK INDUSTRI STARTUP MENGGUNAKAN METODE WARD PEPPARD DAN SAMM Putri Nastiti 1 , Eko Nugroho 2 , Ridi Ferdiana 3 1,2,3 Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Email: 1 putri.cio14@mail.ugm.ac.id, 2 nugroho@ugm.ac.id, 3 ridi@ugm.ac.id ABSTRAK Berbagai industri startup yang bermunculan menjadi bagian dari era ekonomi kreatif di Indonesia. Tetapi banyak diantaranya yang mengalami kegagalan. Beberapa alasan yang muncul terkait kegagalan sebuah startup diantaranya adalah tidak menyediakan kebutuhan pasar, investasi TI yang kurang matang, konflik internal startup, model bisnis yang tidak sesuai, dan sifat fleksibilitas startup yang rendah. Makalah ini mengajukan suatu konsep model perencanaan strategis SI/TI untuk industri startup dengan menggunakan kolaborasi antara kerangka kerja Ward Peppard dimana akan dilakukan analisis lingkungan internal dan eksternal baik dari sisi bisnis maupun TI, dengan model SAMM (Strategic Alignment Maturity Model) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pemicu dan penghambat keselarasan strategi bisnis dan TI. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Critical Success Factor, Value Chain, Politik Ekonomi Sosial Teknologi, Portofolio McFarlan Strategic Grid. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu model perencanaan strategis SI/TI yang dapat menciptakan keselarasan strategi antara bisnis dan TI dan sesuai dengan budaya industri startup. Kata Kunci: Startup, Perencanaan Strategis, Ward and Peppard, SAMM 1. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi yang kian meningkat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hal ini dapat ditandai dengan meningkatnya aktifitas bisnis di dalam negeri baik dalam skala kecil, menengah, maupun besar. Indonesia pun sudah memasuki era ekonomi kreatif, dimana keberadaan ilmu pengetahuan dan ide sebagai motor dalam perkembangan ekonominya [1]. Seperti yang dilansir dalam sebuah artikel pada The Jakarta Globe berjudul “Indonesia Seen Leading SE Asian Online Shopping Boom” Indonesia telah dipersiapkan untuk memimpin tren belanja online di kawasan Asia Tenggara karena akses internet yang semakin meningkat dan para investor berinvestasi ke perusahaan startup yang mulai berkembang pesat di dalam negeri [2]. Berbagai ide baru yang diciptakan oleh perusahaan startup akan mengendalikan bisnis transaksi elektronik di tingkat dunia [3]. Startup merupakan suatu organisasi yang dirancang untuk menemukan model bisnis yang tepat agar dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Berangkat dari definisi tersebut, para pelaku bisnis diharapkan memahami bagaimana cara membuat perusahaan mengurangi tingkat kegagalan. Keberhasilan dari startup dapat diusahakan melalui proses yang tepat yang dapat dipelajari, serta dapat diajarkan [4]. Pengembangan sebuah sistem informasi yang tidak direncanakan secara sistematis akan mengakibatkan organisasi tersebut tidak memiliki skala prioritas proyek pengembangan TI. Hal ini akan berdampak pada penurunan produktivitas organisasi [5]. Perencanaan strategis sistem informasi adalah pendekatan sistematis untuk menentukan cara mana yang paling efektif dan efisien berkaitan dengan kepuasan pemenuhan kebutuhan informasi [6]. Perencanaan tersebut dibutuhkan untuk menyesuaikan gerak langkah organisasi dengan sistem informasi agar seirama dengan perkembangan organisasi untuk memenuhi kebutuhan sistem informasi organisasi di masa yang akan datang [7]. Keselarasan strategi bisnis dan TI juga diperlukan dalam setiap organisasi. Keselarasan antara strategi bisnis dan TI tersebut akan mengarahkan organisasi untuk dapat merealisasikan manfaat dari investasi TI dalam rangka menciptakan keunggulan kompetitif bisnis yang berkesinambungan [8]. Maka dari itu diperlukan adanya suatu perencanaan strategis TI yang tepat untuk diimplementasikan pada bisnis startup. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu perencanaan strategis sistem informasi dan teknologi informasi dalam pengembangan bisnis startup yang selaras dengan strategi bisnisnya. Tinjauan Pustaka Ada beberapa penelitian tentang perencanaan strategis yang sudah terlebih dahulu dilakukan. Diantaranya adalah: Linda Parker [9] dalam publikasi ilmiah berjudul “Strategic Planning with Critical Success Factors and Future Scenarios: An Integrated Strategic Planning Framework” berisi uraian tentang penelitian yang dilakukan oleh SEI. Pada tahun 2005, SEI (Software Engineer Institute) mulai menerima gagasan untuk menggabungkan metode CSF dengan metode future scenario dalam konteks perencanaan strategis. Hasil dari penelitian ini mengeksplorasi nilai dari meningkatkan teknik perencanaan strategis yang khas dengan metode CSF dan future scenario dan menyajikan suatu kerangka terpadu untuk perencanaan strategis.