JOUTICLA Volume 2 No. 1 2017 ISSN: 2503-07103 33 | Page MEDIA PEMBELAJARAN KOMPOSISI FOTO DIGITAL PADA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN MULTIMEDIA SMK MUHAMMADIYAH 1 LAMONGAN Kurnia Yahya, S.Kom., M.Kom Guru Produktif Multimedia SMK Muhammadiyah 1 Lamongan Jl. Veteran No. 51 A Lamongan E-mail: kurnia_yahya@yahoo.com ABSTRACT Digital Photo Composition is one of the competencies that must be mastered by students in completing learning in Multimedia Vocational High School. Digital Photo Composition is a very important part in the world of graphic design. To master this competence requires a deep understanding. In the delivery of the material either theoretically or practicum of a teacher should really be able to attract students sympathy that students finally feel comfortable and motivated in learning. Interactive Media Learning DIGITAL PHOTOGRAPHY used to take Competency Standard Composition Digital Photos, In this learning media, learners will learn from knowing the parts of the camera to the process of photo editing. It consists of interactive content and includes animations, videos, text, photos and simulations. There is also a random evaluation for the answer as well as the scoring system at the end of the evaluation. This media is expected to be a learning material for the students mengasikkan mengasikkan and ultimately students can understand and able even without any learning in the classroom Keywords: Composition, Photos, Digital, Media, Learning PENDAHULUAN Dalam Profesionalisme guru sangat menentukan keberhasilan belajar siswa. Menurut Hamalik (1990), profil kemampuan dasar guru mencakupi: (1) kemampuan menguasai bahan, (2) kemampuan mengelola program belajar mengajar, (3) kemampuan mengelola kelas, (4) kemampuan menggunakan media dan sumber, (5) kemampuan menguasai landasan pendidikan, (6) kemampuan menilai prestasi belajar siswa, (7) kemampuan mengelola interaksi belajar mengajar, dan sebagainya. Bagi guru yang mengajar Pelajaran Produktif Multimedia, kemampuan di atas belumlah cukup. Guru dituntut pula memiliki keterampilan, sebab guru sering dijadikan contoh bagi para siswanya. Keberhasilan sorang guru dalam mengajar akan terlihat dari tercapainya target kurikulum yang telah ditentukan. Tercapainya target kurikulum bisa dilihat dari evaluasi yang diberikan kepada siswa. Apabila evaluasi bisa diselesaikan siswa dengan baik, berarti target kurikulum tercapai. Dengan kata lain guru dikatakan berhasil bila pembelajaran yang diberikan bisa dikuasai anak. Tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran dapat dilihat dari keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan atau memberi tanggapan. Keberhasilan siswa juga dilihat melalui nilai yang diperoleh. Ternyata pada ulangan harian yang dilaksanakan oleh guru khususnya tentang kompetensi dasar di ranah pengetahuan memperlihatkan nilai-nilai yang diperoleh siswa rendah. Dari 20 siswa yang mendapat nilai 70% ke atas hanya 4 siswa, sedangkan 16 siswa masih 60% ke bawah. Tujuandari penelitian ini yaitu: 1) membantu Guru dalam menagani hambatan atau kendala dalam menyajikan materi pelajaran Komposisi Foto Digital. 2) Mendapatkan suatu cara atau metode yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran tentang Komposisi Foto Digital. Menurut McCornick multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks. Menurut Turban, dkk multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media ini berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik, dan gambar. Menurut Robin dan Linda multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan gambar video. Definisi lain dari multimedia