JURNAL TEKNIK ITS Vol. 7, No. 2, (2018) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) G121 Abstrak—Kapal katamaran memililki berbagai kelebihan dalam aspek hidrodinamika kapal secara teknis. Variasi konfigurasi lambung katamaran asimetris flat side inside dan lambung kapal katamaran simetris memberikan dampak yang berbeda dengan adanya pengaruh sideforce yang ada pada kapal katamaran. Sideforce yang mengenai setiap demihull dapat bersifat menghambat, mengingat adanya induced drag dari kedua demihull yang bersifat menghambat laju kapal. Kapal katamaran yang memiliki perngaruh dari perbandingan jarak melintang kapal dengan panjang kapal (S/L) sehingga dilakukan penelitian untuk S/L = 0.2, S/L = 0.3 dan S/L = 0.4. Selain hubungan pengaruh sideforce dengan variasi jenis lambung kapal sideforce juga mampu memberikan pengaruh dalam maneuvering kapal. Dalam proses maneuvering, kapal mengalami kondisi dimana kapal berbelok sehingga penelitian disimulasikan dalam variasi sudut kemiringan, yaitu pada sudut kemiringan , , , , , , terhadap sumbu Z. Dalam simulasi yang dilakukan dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) diperoleh nilai sideforce yang selanjutnya diubah menjadi nilai sideforce coefficient (CSF). Selain diperoleh nilai dari sideforce coefficient (CSF) juga diperoleh nilai CT, dimana nilai CSF diperoleh berdasarkan besarnya nilai force pada sumbu y, atau sumbu yang sejajar dengan arah melintang kapal. Sedangkan nilai CT diperoleh berdasarkan nilai besarnya force berdasarkan sumbu x, atau sumbu yang sejajar dengan arah memanjang kapal. Perbedaan konfigurasi lambung pada kapal katamaran dapat menyebabkan nilai sideforce dan nilai CSF yang berbeda. Kapal katamaran asimetris flat side inside memiliki nilai sideforce yang lebih besar dibandingkan dengan kapal katamaran simetris. Pada kapal katamaran simetris dan asimetris flat side inside pada sudut kemiringan , , nilai CSF lebih kecil daripada nilai CT. Pada sudut kemiringan , , , CSF memiliki nilai yang lebih besar daripada nilai CT. Kata Kunci—Katamaran, Sideforce, Sideforce Coefficient (CSF), Maneuvering, CFD. I. PENDAHULUAN ENGGUNAAN kapal katamaran sebagai alternatif baru dalam memberikan solusi yang efisien dalam banyak bidang dengan berbagai kelebihan yang dapat di berikan. Tidak hanya kelebihan dalam hal kenyamanan penumpang namun juga kelebihan dalam aspek hidrodinamika kapal secara teknis. Kapal katamaran flat side inside adalah salah satu konfigurasi lambung kapal katamaran dimana pada bagian bridge atau tunnel kapal memiliki bentuk datar. Dengan mengguakan prinsip kapal monohull yang dijadikan katamaran konfigurasi lambung ini memberi keuntungan dengan adanya permukaan area geladak yang lebih luas dibandingakan dengan kapal monohull serta memiliki tingkat stabilitas yang lebih tinggi [1]. Selain kapal katamaran flat side inside adapun katamaran simetris, dimana lambung kapal berbentuk simetris, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan pula untuk performa kapal. Gelombang memberikan efek yang signifikan pada kapal yang sedang bergerak. Dengan adanya gelombang maka secara langsung mempengaruhi maneuvering kapal, dimana dalam pergerakan maneuvering kapal maka kapal akan mengalami variasi sudut belokan yang dapat mengubah arah gerak kapal. Pengaruh gelombang tersebut maka akan memberikan dampak yang signifikan pada performance kapal. Perkembangan teknologi dalam bidang perkapalan dapat mendukung proses analisa memanfaatkan perkembangan teknologi adalah perhitungan numerik dengan menggunakan apa yang disebut Computational Fluid Dynamics (CFD) yang memanfaatkan perkembangan teknologi berkecepatan tinggi [2]. Teknik CFD memungkinkan penyelidikan sebuah model dengan ketelitian yang sangat tinggi tetapi dengan konsekuensi memerlukan kapasitas memori komputer yang tinggi pula. Dengan efisiensi konfigurasi lambung katamaran flat side inside dan lambung kapal katamaran simetris, maka perlu dianalisa mengenai hubungan pengaruh sideforce dengan variasi konfigurasi lambung kapal. Pengaruh sideforce akan memberikan perbedaan yang berbeda pada jarak radius maneuvering kapal yang memiliki konfigurasi lambung yang berbeda. Aliran fluida yang dibedakan menjadi aliran laminar dan aliran turbulen menjadi dasar utama maneuvering kapal serta performa kapal. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kapal Katamaran Kapal katamaran memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan kapal monohull. Kapal katamaran memiliki luasan geladak yang lebih luas dan tingkat stabiltas melintang yang lebih baik dibandingkan dengan kapal monohull), kapal katamaran memberikan kebebasan pada aspek desain bentuk lambung kapal dan dimensi dari demihull untuk meningkatkan stabilitas transversal. Aspek desain yang fleksible ini membuat katamaran dapat didesain relative asimetris terhadap centerplane [1]. Secara umum terdapat tiga macam bentuk dasar dari lambung katamaran yang dapat diadopsi, yaitu: Analisis Sideforce Kapal Katamaran Jenis Flat Side Inside dan Simetris Terhadap Performa Maneuvering Kapal dengan Metode CFD Aryo Tri Septya Nugraha dan I Ketut Aria Pria Utama Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: kutama@na.its.ac.id P