TUNGAU PADA DAUN MANGGA (Mangifera Indica) (Mites on Mango Leaves (Mangifera indica)) Rawati Panjaitan Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Papua, Jln. Gunung Salju Amban, Manokwari. Email: ratipanj_bio@yahoo.com ABSTRACT Mites have hostplant specifications or host plants. Mites can be destructive and deadly of which is the host plants a mango crop. Mites on mango crops will cause the leaves yellow and fall off prematurely. This is will lead to the disruption of the productivity of mango. It is necessary for research to identify the mites that infect the mango crop. The method is carried out by direct observation. Mites were taken from the surface of mango leaves later in preservation with several levels of concentration of alcohol, and polyvinyl laktofenol. Then, observed under a microscope and documented for identification purposes. Mites on the leaf surface of manalagi mango (Mangifera indica) found two species, it is Oligonychus sp. and Oligonychus ilicis (Family: Tetranychidae, Superfamily: Tetranychoidea). Oligonychus sp. hallmark is rounded body shape like a spider, with a body is transparent and there are two long seta on posterior part. While Oligonychus ilicis has a characteristic elongated rounded body shape, red, and there is a short posterior seta. Oligonychus sp. and Oligonychus ilicis live as parasites on the surface of mango leaves that can lead to wrinkled leaves, yellow and to fall. Oligonychus life cycle starts from the eggs develop into Nympha and then adult. Keywords: Mites, Oligonychus, Mango PENDAHULUAN Mangga (Mangifera indica) merupakan tanaman tahunan yang aslinya berasal dari Negara India. Tanaman mangga kemudian beredar hingga ke Asia termasuk Indonesia. Jenis mangga yang lainnya yang juga terdapat di Indonesia adalah mangga kemang dan mangga kweni (Mangifera foetida). Varietas tanaman mangga yang banyak ditanam di Indonesia sangat beragam yaitu mangga arumanis, mangga molek, mangga gedong, mangga manalagi dan mangga cengkir (Prihatman 2000). Pada tanaman mangga banyak hewan yang menompang hidup atau bahkan ada juga yang hidup sebagai parasit dengan mengisap cairan pada daun, bunga dan buah tanaman mangga. Kehadiran hewan parasit pada tanaman mangga sangat merugikan bagi tanaman tersebut karena akan merusak organ tanaman. Daun merupakan organ tumbuhan yang sangat penting, dimana fungsinya sebagai dapur pada tanaman. Fungsi daun sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis dan juga respirasi sehingga banyak nutrisi yang terdapat pada daun yang memungkinkan hewan parasit lebih banyak terdapat pada daun. Dengan demikian apabila daun pada tanaman rusak maka dapat menyebabkan kematian pada tanaman tersebut (Prihatman 2000). Bagian tanaman mangga yang sering hidup tungau parasit adalah daun, tepatnya pada permukaan daun mangga. Salah satu hewan parasit yang hidup pada daun tanaman mangga adalah tungau dari Ordo Acariformes. Sejauh ini yang sudah diketahui tungau yang hidup parasit pada daun mangga yaitu dari famili Eriophyoidea ( tungau cacing) dan famili Tetranychidae (Tungau laba-laba). Pada penelitian ini tungau yang ditemukan adalah dari famili Tetranychidae dari genus Oligonychus yang dikoleksi dari permukaan daun mangga manalagi (Mangifera indica) (Walter and Proctor 1999).