TINJAUAN ASPEK KESELAMATAN UJI STATIK ROKET DENGAN PROPELAN KEROSEN-ASAM NITRAT TERHADAP MANUSIA DAN LINGKUNGAN Arff Nur Haklm">, AzisTrlanto, Pramujo Wldlatmoko, Risky Darmawan •> ') Jurusan Teknik Klmia, ITB ") Penelltl Bldang Propulsi, Pustekwagan, LAPAN ABSTRACT Liquid propellant rocket has some advantages compared to solid propellent rocket. The consumption and ratio of fuel to oxydizer can be controlled to produce desired thrust. One of non-cryogenic propellant still in use today is a combination of kerosene and nitric acid. However, the use of this propellant leaves the problem due to its characters. Nitric acid is a very corrosive liquid and can cause a serious effect to the human body. The study on safety of static test of liquid propellant rocket has been done. In the static test, kerosene and nitric acid will be injected, mixed and burned in the rocket combustion chamber and produce high pressure and high temperature gas. The product gas of combustion then will be blown out through the nozzle to the air to produce the thrust. The result of study devide rocket static test area into 5 zones. Zone 1, the most dangerous area, is the area within 3 m radius from static test bed and zone 2, 3 - 40 m, is the area affected by dangerous gases. Direct observation can be done in 50 m with bunker protection. Keywords : Static test. Safety, Effect analysis. Liquid propellant rocket ABSTRAK Roket propelan cair memiliki beberapa kelebihan bila dibandingkan dengan roket propelan padat. Jumlah dan perbandingan bahan bakar terhadap oksidator dapat diatur untuk menghasilkan gaya dorong yang diingrnkan. Salah satu propelan yang digunakan saat ini adalah pasangan kerosen dan asam nitrat. Namun, penggunaan propelan ini memunculkan masalah akibat karakter propelannya. Asam nitrat adalah cairan yang sangat korosif dan dapat menyebabkan efek yang serius terhadap tubuh manusia. Tinjauan terhadap keselamatan dalam uji statik roket cair telah dilakukan. Pada uji statik, kerosen dan asam nitrat akan diinjeksi ke dalam ruang bakar dan bereaksi sehingga menghasilkan gas bertekanan dan bertemperatur tm 6gi yang kemudian disemburkan melalui nosel untuk menghasilkan gaya dorong. Dari hasil kajian, daerah pengujian dibagi menjadi 5 zona. Zona 1, daerah yang paling berbahaya berjarak 0 - 3 m, dan zona 2, 3 - 40 m, adalah daerah yang masih dipengaruhi oleh gas-gas berbahaya. Pengamatan langsung dapat dilakukan pada jarak 50 m dengan perlindungan bangunan. Kata kunci: Uji statik, Keselamatan, Analisis dampak, Roket berpropelan cair 1 PENDAHULUAN Program roket propelan cair telah dimulai di LAPAN untuk mendukung program-program kedirgantaraan, dengan dikembangkannya roket berpropelan kerosen dan gas oksigen. Namun pasangan propelan cair dan gas terbentur pada besamya gaya dorong yang mampu dihasilkan karena terbatasnya ruang yang mampu mengangkut propelan yang berbentuk gas. Karena itu, saat ini telah dimulai pengembangan roket dengan propelan cair. Dari segi fisiknya, ada 2 jenis propelan cair yang umum digunakan yaitu propelan cryogenic {propelan dengan suhu ekstrim rendah) dan non- cryogenic. Dengan pertimbangan keter- sediaan fasilitas dan teknologinya, pada pengembangan roket cair saat ini 131