e-ISSN 2686-1658 Jurnal Jejaring Matematika dan Sains, Vol. 2 No. 2 (2020) 51-55 p-ISSN 2715-5153 DOI:https://doi.org/10.36873/jjms.2020.v2.i2.405 Tersedia online di http://e-journal.upr.ac.id/index.php/JMS 51 Sintesis dan Kararkterisasi Modifikasi Mikropartikel Magnetit (Fe3O4) Dalam Pemanfaatan Karat dengan Ekstrak Daun Ilalang (Imperata Cylindrica L) Synthesis and Characterization of Modified Magnetite Microparticles (Fe 3 O 4 ) in Rust Utilization with Leaf Extract of Grass (Imperata cylindrica L) Annisaa Siti Zulaicha 1 *, Iwan Syahjoko Saputra 1 , Indah Puspita Sari 1 , Dicky Annas 2 1 Teknologi Kosmetik, Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan, 35365, Indonesia 2 Analis Kimia , Akademi Kimia Analis Caraka Nusantara, Depok, 16951, Indonesia * Alamat e-mail: annisaa.zulaicha@km.itera.ac.id Abstrak-Sintesis mikropartikel magnetit (Fe3O4) telah berhasil dilakukan dengan memanfaatkan karat dan ekstrak daun ilalang (Imperata cylindrica L). Tujuan penelitian ini adalah sintesis dan karakterisasi mikropartikel Fe3O4 menggunakan metode Green Synthesis. Hasil UV-Vis menunjukkan puncak serapan pada panjang gelombang 273 nm dengan nilai absorbansi 0,75. Analisis FTIR menunjukkan pergeseran puncak pada bilangan gelombang 3356 cm -1 menjadi 3290 cm -1 dan munculnya puncak baru pada bilangan gelombang 500 cm -1 yang merupakan ciri khas gugus fungsi Fe-O-Fe dan mengindikasikan terbentuknya mikropartikel Fe3O4. Hasil XRD menunjukkan enam puncak spesifik yang merupakan kristalinitas mikropartikel Fe3O4 pada posisi 2 teta 30.40°, 35.70°, 43.30°, 53.80°, 57.40°, dan 63.00°. Analisis PSA menunjukkan rata rata ukuran partikel >100 nm dan hasil PZC menunjukkan zeta potensial 20 mV. Hasil SEM menunjukkan morfologi mikropartikel Fe3O4 dengan pembesaran 1000x dan hasil analisis EDS menunjukkan adanya komposisi unsur Fe dan O. Kata kunci : imperata cylindrica l, karat, magnetit (Fe3O4), mikropartikel Abstract-The synthesis of magnetite (Fe3O4) microparticles has been successfully carried out using rust and leaf extract of grass (Imperata cylindrica L). The purpose of this research is the synthesis and characterization of Fe3O4 microparticles using the Green Synthesis method. The UV-Vis results showed that the absorption peak was at a wavelength of 273 nm with an absorbance value of 0.75. FTIR analysis shows the shift of the peak at wave number 3356 cm -1 to 3290 cm -1 and the appearance of a new peak at wave number 500 cm -1 which is characteristic of the Fe-O-Fe functional group and indicates the formation of Fe3O4 microparticles. XRD results showed six specific peaks, which were crystallinity of Fe3O4 microparticles at position 2 theta 30.40 °, 35.70 °, 43.30 °, 53.80 °, 57.40 °, and 63.00 °. PSA analysis showed that the mean particle size was > 100 nm, and the PZC results showed a zeta potential of 20 mV. SEM results showed the morphology of Fe3O4 microparticles with 1000x magnification, and EDS analysis results showed Fe and O's elemental composition. Keywords: imperata cylindrica l, rust, magnetite (Fe3O4), microparticles © 2020 Jurnal Jejaring Matematika dan Sains. This work is licensed under a CC BY-NC 4.0 PENDAHULUAN Korosi atau pengkaratan dikenal sebagai peristiwa kerusakan logam akibat reaksi kimia dengan lingkungannya. Korosi menyebabkan terjadinya penurunan mutu dan kualitas suatu logam [1]. Produk karat umumnya tidak bermanfaat dan dapat merusak lingkungan. Serbuk karat hasil proses korosi mengandung senyawa kimia Fe2O3 (Hematit). Karat biasanya berbentuk serbuk dan berwarna hitam kecokelatan. Senyawa Fe2O3 dapat di reduksi menjadi materi yang bisa bermanfaat seperti Fe3O4 (Magnetit). Magnetit (Fe3O4) adalah salah satu oksida besi yang banyak dimanfaatkan di berbagai bidang seperti optoelektronik dan metalurgi. Fe3O4 juga dapat diaplikasikan sebagai penjerap logam berat, biosensor, localizer dalam terapi hyperthermia, magnetic targeted drug dan pelindung korosi pada pembuatan baja [2]. Sintesis partikel Fe3O4 melibatkan bahan yang bisa bertindak sebagai reduktor dan oksidator. Selama ini para peneliti menggunakan reduktor dan oksidator seperti NaBH4, asam sitrat dan NaOH. Reduktor ini sangat berbahaya bila tercemar di lingkungan. Untuk mengurangi pemakaian bahan-bahan kimia yang berbahaya, maka pada penelitian ini akan mensintesis mikropartikel Fe3O4 menggunakan reduktor dan oksidator dari bahan yang ramah lingkungan yaitu menggunakan ekstrak daun ilalang (Imperata cylindrica L). Tumbuhan ilalang (Imperata cylindrica L) hampir dikenal oleh semua masyarakat sebagai tanaman pengganggu. Masyarakat menganggap tumbuhan ini