29 Volume 5, No. 2, December 2021, pp. 2934 ISSN 2655-7924 (Print) ISSN 2614-7416 (Online) https://jurnal.uns.ac.id/arj doi:10.20961/agrotechresj.v5i2.51533 © 2021 Agrotechnology Research Journal Respons Hasil Padi dan Hara Tanah Sawah terhadap Bakteri Pelarut Fosfat dan Pemfiksasi Nitrogen Response of Rice Yield and Soil Nutrients to Phosphate Solubilizing Bacteria and Nitrogen Fixer Muhimmatul Husna 1* , Sugiyanta 2 , Etty Pratiwi 3 1 Department of Agricultural Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Bengkulu, Bengkulu, Sumatera, 38371, Indonesia 2 Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Jawa Barat, 16680, Indonesia 3 Indonesian Soil Research Institute, Bogor, Jawa Barat, 16114, Indonesia Received 27 May 2021; Accepted 20 October 2021; Published 31 December 2021 ABSTRACT The condition of unfertile paddy field due to excessive inorganic fertilizer application causing soil degradation. Fertilizing techniques using phosphate solubilizing and nitrogen fixer bacteria are breakthroughs that should be developed in paddy cultivation to increase fertility soil and harvest of rice. This research aims to study on phosphate solubilizing and nitrogen fixer bacteria ability to increase the harvest of rice by increasing chemical and biological fertility of soil. The research was conducted in the greenhouse of Sawah Baru experimental garden, IPB University. The design used was a completely randomized design with one factor that was dosage of inorganic fertilizers (NPK) with seven levels that were control, NPK 100%, NPK 0% + bacteria, NPK 25% + bacteria, NPK 50% + bacteria, NPK 75% + bacteria and NPK 100% + bacteria. Each stage was repeated four times, so there were 28 units. The results of phosphate solubilizing and nitrogen fixer bacteria could produce more rice grain 0.32 ton.ha -1 than NPK 100% (recommended dose). Biological soil fertility improved with the increased population of bacteria, but there was no improved soil chemical fertility of soil. Keywords: biological fertility; chemical fertility, grain; NPK; soil nutrient Cite this as (CSE Style): Husna M, Sugiyanta, Pratiwi E. 2021. Respons hasil padi dan hara tanah sawah terhadap bakteri pelarut fosfat dan pemfiksasi nitrogen. Agrotechnology Res J. 5(2):2934. https://dx.doi.org/10.20961/agrotechresj.v5i2.51533. PENDAHULUAN Tanah sawah telah banyak mengalami degradasi yang mengakibatkan menurunnya produksi padi di Indonesia. Hanya 4% lahan sawah tidak terdegradasi pada 8 provinsi pusat produksi padi, 8% terdegradasi ringan dan lainnya terdegradasi sedang dan berat (Mulyani et al. 2012). Lahan sawah yang mengalami degradasi ditandai dengan penurunan produktivitas tanah, kandungan C organik dan hara N dan P. Tanah sawah yang terdegradasi memiliki hara fosfat sedikit tersedia karena cenderung membentuk ikatan kompleks dengan Al dan Fe (Soepandi 2014). Selain itu, degradasi terhadap biologi tanah ditandai dengan penurunan kualitas dan kuantitas bahan organik tanah dan aktivitas mikroba tanah. Penggunaan pupuk N kimia secara berturut-turut dapat menekan populasi dan keberagaman spesies bakteri dalam sawah yang mempengaruhi produksi padi (Kumar et al. 2018). Akibatnya kondisi biologi tanah menjadi menurun. Rehabilitasi tanah sawah terdegradasi dapat dilakukan dengan pemberian mikroba yang dapat meningkatkan ketersediaan hara makro. Mikroba memiliki kemampuan melarutkan fosfat dalam tanah dan memfiksasi N2. Mekanisme yang terjadi pada mikroba pelarut fosfat meliputi sekresi asam organik dan enzim ekstraseluler fosfatase (Vandana et al. 2017). Fiksasi N2 adalah salah satu komponen penting dalam input hara di tanah sawah (Dobermann dan Fairhurst 2000), sehingga bakteri pemfiksasi nitrogen sangat penting diberikan pada tanah sawah untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara N. Salah satu spesies mikroba yang dapat melarutkan fosfat dan pengikat nitrogen atau pemfiksasi nitrogen adalah Bacillus sp. Bacillus sp. merupakan bakteri free living dan inokulan tanah yang memfiksasi nitrogen dalam jangka panjang (Satapute et al. 2012). Berdasarkan hasil uji kemampuan bakteri Bacillus sp. yang terdapat dalam pupuk hayati oleh Husna et al. *Corresponding Author: E-Mail 1 : mhusna@unib.ac.id