Widya Cipta Vol I No. 2 September 2017 Hubungan Antara Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Kinerja Karyawan Pada PT Frisian Flag (Plant Pasar Rebo), Jakarta Dedy Syahyuni Program Studi Sekretari Akademi Sekretari dan Manajemen BSI Jakarta Jl. Jatiwaringin Raya No. 18 Jakarta Timur Email : dedy.ddn@bsi.ac.id Abstract – Work health and safety is one of important thing that every company need to take concern, especially if they have employee that work with big machine and more specific for employee that work in production department. When employees work with big or large machine or dangerous raw material, the work accident can be happen. When it happens, it will give an impact on the loss for the company. The company can minimalize loss by using work health dan safety management. With good work health and safety management, company will be able to improve the performance of employee. The other impacts in on decrase in the number of accidents of work. This paper try to analize the relationship between two variable (work health and safety with performance) and the respondents are employee from PT Frisian Flag (plant Pasar rebo). Form the calculation of the obtain result: There is a positive relation between two variables (work health and safety with performance) with correlation 0,583 and R square 34 %. Keywords - production, work performance, work safety I. PENDAHULUAN Dalam pekerjaaan khususnya para pekerja yang bekerja di bagian atau pekerjaan yang berhubugann dengan alat berat atau alat khusus, biasanya para pekerja memiliki keragu - raguan dalam pekerjaannya, mengingat begitu banyak faktor yang mungkin timbul sehingga dapat terjadi kecelakaan kerja dalam proses kerja. Kecelakan kerja dapat terjadi karena banyak sebab seperti: alat yang tidak tepat peruntukannya, prosedur kerja dan penggunaan alat yang tidak tepat, kelengkapan dan peralatan keselamatan yang tidak memadai dan mungkin karena kelalaian dari para pengguna baik yang secara langsung atau tidak langsung dalam proses pengerjaan. Pekerjaan yang paling banyak memakai alat berat atau khusus adalah pada bagian proses produksi. Pada proses produksi, hampir dapat dipastikan bahwa setiap perkajaan membutuhkan peralatan dan perlengkapan yang spesifik. Mulai dari pengadaan bahan baku, penyimpanan digudang, pengecekan bahan baku, proses produksi, pengecekan kualitas produksi, pengepakan, dan penyimpanan kembali pada gudang. Semakin komplek suatu perkerjaan dalam memproduksi barang maka akan membutuhkan banyak hal yang harus diperhatikan dalam keselamatan dan kesehatan kerja. Begitu pula dengan pekerjaan dalam bagian produksi yang berhubungan dengan bahan baku yang spesial seperti bahan kimia, besi dan lain sebagainya. Tidak jauh berbeda pula dengan pekerjaan yang memakai alat berat baik yang berjalan seperti ban berjalan, truk dan atau alat berat yang tidak berjalan seperti mesin press atau mesin pengepakan produk. Semakin berat pekerjaan dan semakin tinggi resiko dari perkejaan akan membuat para pekerja menjadi semakin ragu atau bahkan memiliki rasa takut akan keselamatan dan kesehatan mereka. Oleh karena itu perusahaan harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sehingga para karyawan dapat terbantu dalam pekerjaannya. Apabila perusahaan tidak peka atas kegelisahan dari para karyawan ini, biasanya akan terjadi penurunan kualitas dan kuantitas pekerjaan. Hal terjadi karena para karyawan menjadi tidak termotivasi untuk bekerja lebih baik, dengan kata lain akan terjadi penurunan kinerja. Apabila terjadi penurunan kinerja maka biasnaya akan terjadi dampak yang buruk bagi perusahaan baik dampak buruk dalam jangka pendek bahkan bisa juga dampak buruk dalam jangka panjang. Dampak buruk jangka pendek biasanya akan terjadi penngkatan angka kecelakaan kerja, tidak efisien dalam pengunaan bahan baku, pemborosan pengunaan mesin dan waktu kerja sehingga akan berdampak pada kerugian jangka panjang seperti naiknya ongkos produksi dan penurunan pendapatan perusahaan. Selain dua hal tersebut, kerugian jangka panjang yang mungkin terjadi adalah menurunnya kualitas produk yang dihasilkan dan lambat laun akan menurunkan kepercayaan konsumen akan kualitas barang yang ditawarkan dan pada akhirnya adalah pada penurunan pendapatan perusahaan secara besar besaran dan p-ISSN 2550-0805 e-ISSN 2550-0791 111