Vol.3 No.1 Edisi 2019 ISSN: 2548-8082 Jurnal PRODUKTIF | 33 SISTEM COMPUTER SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING UNTUK PENINGKATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA Muhammad Rafi Muttaqin 1) , Ismi Kaniawulan 2) , Defryan Tri Gusman 3) 1),2),3) Program Studi Teknik Informatika, STT Wastukancana email : ) , rafi@stt-wastukancana.ac.id 1) , ismi@stt-wastukancana.ac.id 2) defryantrigusman@gmail.com 3) Abstraksi Perubahan tata cara interaksi dalam proses pendidikan mengalami pergeseran dari konvensional menjadi online. Computer Supported Collaborative Learning merupakan cabang ilmu yang mempelajari bagaimana manusia dapat berinteraksi dan belajar bersama dengan menggunakan teknologi komputer. Permasalahan muncul ketika proses pembelajaran mahasiswa harus dilakukan secara kelompok namun terkendala oleh jarak dan waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem computer supported collaborative learning sehingga dapat meningkatkan pembelajaran mahasiswa. Metoda pengembangan sistem dengan model waterfall. Hasil dari penelitian adalah sistem computer supported collaborative learning. Kata Kunci: Interaksi, Computer Supported Collaborative Learning, Waterfall model, Pembelajaran. Abstraction Changes in Interaction procedures in the education process experience a shift from conventional to online. Computer Supported Collaborative Learning is a branch of science that studies how humans can interact and learn together using computer technology. Problems arise when the student learning process must be done in groups but is constrained by distance and time. The purpose of this study is to design a computer supported collaborative learning system so that it can improve student learning. System development method with the waterfall model. The results of the study are computer supported collaborative learning systems. Key Words: Interaction, Computer Supported Collaborative Learning, Waterfall model, Learning. Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia semakin pesat. Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang, selalu mengadopsi berbagai teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu cepat, secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya. Teknologi informasi dan komunikasi memberikan pengaruh besar di berbagai sektor kehidupan seperti struktur operasi, manajemen organisasi, pendidikan, transportasi, kesehatan, dan penelitian. Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktivitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya Dalam sektor pendidikan, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan salah satunya yaitu tersedianya saluran atau sarana yang dapat digunakan untuk menyiarkan program pendidikan. Namun dalam hal pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi ini, di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari. Teknologi informasi dan komunikasi ini memberikan katalis bagi terjadinya perubahan mendasar terhadap peran tenaga pengajar dari informasi ke transformasi. Setiap sistem pendidikan harus bersifat moderat terhadap teknologi yang memampukan mereka untuk belajar dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih cerdas sehingga teknologi informasi dan komunikasi menjadi kunci untuk menuju model pendidikan masa depan yang lebih baik [1]. Pemerintah berupaya melakukan peningkatan kualitas pendidikan di semua jenjang pendidikan untuk perguruan tinggi melalui Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengeluarkan Peraturan Menteri No. 44 / 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, peraturan menjelaskan dengan rinci mengenai pengelolaan pendidikan tinggi disesuaikan dengan paradigma pembelajaran terbaru.