JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 8, No. 1 (2019), 2337-3520 (2301-928X Print) Abstrak—Sebuah kota yang menjadi tujuan wisata perlu dikembangkan dengan baik agar dapat menarik wisatawan. Informasi yang diberikan pemerintah dinilai kurang efektif. Pemasaran yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan visibilitas pariwisata kota. Pentingnya pemasaran yang baik menimbulkan urgensi untuk membuat suatu media yang informatif dan persuasif salah satunya melalui media website. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah metode observasi mengenai kelebihan dan kekurangan objek wisata, dept interview mengenai penelusuran masalah dengan stakeholder, wisatawan dan pengelola objek wisata, kuesioner tentang desain, ftur, konten pada website. Studi literatur pada buku, jurnal terkait, serta metode studi eksisting untuk menambah referensi dalam perancangan. Hasil dari perancangan ini adalah media promosi berupa website pariwisata kota Malang yang mengusung konsep Fun, Friendly, dan Responsive didukung oleh ftur tour itinerary dan gaya desain custom illustration. Perancangan website Dinas Budaya dan Pariwisata ini diharapkan mampu menjadi media yang informatif dan persuasif bagi masyarakat. Kata Kunci—Website, Budaya, Pariwisata, Promosi, Malang. I. PENDAHULUAN AWA timur memiliki berbagai macam tempat pariwisata yang tersebar di 38 kabupaten kota. Dengan beragam wisata yang khas mulai dari pegunungan, pantai, air terjun, hingga budaya. Gubernur Jawa timur, Soekarwo mengatakan bahwa provinsi Jawa Timur ini bisa menjadi destinasi wisata terkemuka di dunia. Salah satu tempat wisata dan budaya tersebut adalah kota Malang. Kota Malang saat ini telah menjadi salah satu primadona pariwisata nasional seperti Bali, dan Jogjakarta karena berbagai keunikan, keindahan alam, dan kreativitas industrinya. J Malang memiliki berbagai macam wisata yang ditawarkan seperti wisata kuliner, wisata event, wisata heritage, wisata budaya, wisata religi, wisata alam, dan yang baru adalah wisata tematik. Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Malang, Jawa Timur, Ida Ayu Made Wahyuni, menyebutkan budaya memberikan sumbangan terbesar pada sektor pariwisata. Menurut data yang dikutip dari Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Malang, sebanyak 60% kecenderungan wisatawan mancanegara untuk hadir ke suatu daerah karena adanya faktor budayanya kemudian 30% karena faktor alam, dan 10% pada faktor buatan. Untuk menunjang pengembangan pariwisata Malang seperti wisata-wisata heritage, kampung tematik, dan event tersebut, pemerintah terus melakukan sejumlah upaya termasuk dalam hal penyampaian informasi dan promosi kegiatan- kegiatan yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat yang ingin mengetahui apa saja yang ada di pariwisata Kota Malang. Seiring dengan berkembangnya teknologi, berkembang pula perilaku konsumen yang memanfaatkan akan keberadaan teknologi. Salah satu yang paling diminati oleh masyarakat saat ini adalah media online atau internet. Banyak sekali berita, informasi umum, periklanan yang menggunakan media internet sebagai promosi yang berupa website. Sebuah kota yang menjadi tujuan wisata perlu dikembangkan dengan baik agar dapat menarik wisatawan. Informasi yang diberikan selama ini dinilai kurang informatif. Pemasaran yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatakn visibilitas suatu daerah tersebut. Pentingnya pemsaran yang baik menimbulkan urgensi untuk membuat suatu media pemasaran dengan konten yang informatif dan persuasif, salah satunya melalui media website. Untuk itulah perlu diadakan riset mengenai website untuk wisatawan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana cara merancang website Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Malang yang informatif sesuai kebutuhan dan menarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara? Dengan Batasan masalah diantaranya adalah pembahasan hanya meliputi perancangan dengan output berupa interface dan experience website dengan tujuan salah satunya untuk memberikan kemudahakan akses dalam mendapatkan informasi mengenai segala hal Desain Website Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Malang Sita Ayu Mayangsari dan Kartika Kusuma Wardani Departemen Desain Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektur Desain dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: kartikawardani.its@gmail.com F1