Kumawula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2020 Kumawula, Vol. 3, No.3, Desember 2020, Hal 533 – 538 DOI: https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i3.30915 ISSN 2620-844X (online) Tersedia online di http://jurnal.unpad.ac.id/kumawula/index PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI WILAYAH DALAM PERSPEKTIF KEWIRAUSAHAAN DI DESA KADAKAJAYA Muhammad Fedryansyah 1* , Ramadhan Pancasilawan 2 , Moch. Zaenudin 3 1 Departemen Kesejahteraan Sosial, Universitas Padjadjaran 2 Departemen Administrasi Publik, Universitas Padjadjaran 3 Departemen Kesejahteraan Sosial, Universitas Padjadjaran * Korespondensi : m.fedryansyah@unpad.ac.id ABSTRAK Kegiatan KKN Kewirausahaan yang berlokasi di Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang ini secara umum bertujuan untuk memetakan masalah dalam bidang kewirausahaan serta merancang solusi atas permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Metode pendekatan masalah yang digunakan adalah survey kepada masyarakat untuk melakukan pemetaan potensi usaha setiap dusun, yang terdiri dari empat dusun. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa masalah utama yang dialami oleh wirausaha di Desa Kadakajaya adalah masalah pemasaran dan arus perputaran modal. Langkah yang diambil dalam rancangan pemecahan masalah antara lain dengan menguatkan persepsi akan pentingnya One Village One Product (OVOP) sebagai tonggak utama bisnis desa. Selanjutnya, pemasaran dan penyerapan tenaga kerja yang arus modalnya bisa diintegrasikan dengan anggaran dana desa. Selain itu, juga disusun Bussiness Model Canvas untuk prototype bisnis yang dinamakan ‘Kripikajaya’. Produk ini diangkat dari potensi hasil bumi atau tanaman yang ada di Desa Kadakajaya yang diolah menjadi produk makanan ringan, yaitu kripik. Desa Kadakajaya saat ini memiliki produksi pertanian unggulan yang tumbuh sepanjang tahun yaitu jamur tiram putih. Jenis tanaman lain juga dapat diolah menjadi kripik dan tumbuh di Desa Kadakajaya yang memiliki ciri rotasi tanam atau musiman seperti bayam, kangkung, singkong, dan wortel. Kemampuan masyarakat Desa Kadakajaya dalam mengolah tanaman tersebut menjadi kripik merupakan potensi yang bisa menjadi icon Desa Kadakajaya sekaligus menjadi salah satu alternatif dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Kata kunci : kewirausahaan, potensi ekonomi, makanan ringan. ABSTRACT The activities of the Entrepreneurship KKN located in the Kadakajaya Village of Tanjungsari District of Sumedang are generally aimed at mapping problems in the field of entrepreneurship as well as devising solutions to the problem on a kinship basis. The problem approach method used is a mapping survey of the potential effort present in the four hamlets. From these results, it is known that the main problem experienced by entrepreneurs in Kadakajaya Village is the issue of marketing and the flow of capital turnover. The problem-solving design was implemented to reinforce the perception of the importance of One Village One Product (OVOP) as a key pillar of village business. Furthermore, the marketing and addition of labor whose capital flows could be integrated with the village fund budget. Business Model Canvas was also designed for a business prototype named ‘Kripikajaya’. The product was selected from the potential products in Kadakajaya Village which were processed into snack food products (such as chips). The flagship agricultural production of Kadakajaya Village which grows year round is white oyster mushroom. Other types of plants that can be processed into chips and grow in Kadakajaya Village, such as spinach, kale, cassava, and carrots. The ability of the community in producing such foods to become cryptic is the iconic potential of Kadakajaya Village and can also be an alternative in the economic improvement of the community. Keywords : entrepreneurship, economic potential, chips 533