JURNAL KREANO, ISSN : 2086-2334 Diterbitkan oleh Jurusan Matematika FMIPA UNNES Volume 3 Nomor 2 Desember 2012 Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa atas Permasalahan Statistika pada Perkuliahan Studi Kasus dan Seminar Ardhi Prabowo Jurusan Matematika Fakultas MIPA Unnes Email: ardhiprabowo@staff.unnes.ac.id Abstrak Perkuliahan studi kasus dan seminar diselenggarakan Jurusan Matematika FMIPA UNNES pada setiap semester genap. Perkuliahan diikuti oleh mahasiswa semester 4 atau lebih yang telah lulus dari mata kuliah statistika elementer, statistika inferensial, dan statistika non- parametrik. Bebekal kemampuan prasyarat dan teori yang lengkap, maka sungguh tepat jika kemudian mahasiswa melaksanakan perkuliahan studi kasus dengan kegiatan empirik. Kegiatan empirik tersebut selaras dengan pembelajaran berbasis proyek (project based learning, PBL). Permasalahan muncul, pembelajaran berbasis proyek yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam perkuliahan studi kasus dan seminar. Pada prinsipnya, penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan dua siklus didalamnya. Penelitian ini akan dihentikan jika mahasiswa dapat memahami prinsip- prinsip kasus dalam statistika secara utuh. Memahami berarti mahasiswa dapat menyampaikan dan mengalami sendiri kasus yang terjadi. Pada akhirnya, berdasarkan dua siklus yang dilakukan, disimpulkan bahwa mahasiswa telah memahami permasalahan dan kasus yang mungkin ada pada pengolahan data dan analisisnya. Kasus-kasus tersebut antara lain terjadi pada masalah: data dan jenis data, pengumpulan data, dan statistika yang digunakan. Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek; dan pemahaman mahasiswa. Pendahuluan Studi kasus dan seminar (SKS) adalah salah satu mata kuliah di program studi Satistika Terapan dan Komputasi jenjang D3 di Jurusan Matematika Unnes. Dilaksanakan di semester genap, perkuliahan ini menuntut mahasiswa untuk menguasai terlebih dahulu mata kuliah statistika elementer, statistika inferensial, dan statistika non-parametrik. Sebagai mata kuliah prasyarat, ketiga mata kuliah tersebut belumlah menggambarkan kemampuan mahasiswa dalam berstatistika, sebab ketiga mata kuliah tersebut bersifat teoretis. Berdasarkan silabus mata kuliah, dijelaskan bahwa perkuliahan ini membutuhkan kerja empirik untuk menggenapkan pemahaman mahasiswa terkait dengan statistika. Dengan banyak peserta berkisar 20 Informasi Tentang Artikel Diterima pada Disetujui pada Diterbitkan : 12 Oktober 2012 : 20 November 2012 : Desember 2012