How to cite: Hutagalung, Septian., Moyo Hady Poernomo, Didi Riadi, Rosevan Rudiyanto (2021) Kajian Indeks Daya Saing Destinasi Pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia. 6(7). http://dx.doi.org/10.36418/ syntax-literate.v6i7.3659 E-ISSN: 2548-1398 Published by: Ridwan Institute Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia p–ISSN: 2541-0849 e-ISSN: 2548-1398 Vol. 6, No. 7, Juli 2021 KAJIAN INDEKS DAYA SAING DESTINASI PARIWISATA DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT Septian Hutagalung, Moyo Hady Poernomo, Dodi Riadi, Roseven Rudiyanto Politeknik eLBajo Commodus Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia Email: septian.hutagalung@poltekelbajo.ac.id, moyohady@gmail.com, dodiriadi@gmail.com, roseven@poltekelbajo.ac.id Abstrak Penetapan Labuan Bajo Flores menjadi Destinasi Super Prioritas di 2019 perlu diiringi dengan pembangunan infrastruktur dan praktik manajemen pariwisata yang berkelanjutan. Dalam mencapai tujuan pembangunan ini perlu diadakan pengukuran kesiapan infrastruktur pendukung pariwisata yang nantinya akan jadi dasar rekomendasi pengembangan di destinasi Labuan Bajo Flores. Dalam penelitian ini mengadopsi indikator dalam kajian Tourism and Travel Competitiveness Index (TTCI) atau Indeks Daya Saing Destinasi Pariwisata yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF). Dengan dilakukannya kajian TTCI maka akan diperoleh pemetaan kondisi sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat dalam hal produk pariwisata, infrastruktur, regulasi pemerintah, dan sektor-sektor pendukung. Selain itu, data ini dapat menjadi dasar rekomendasi penetapan kebijakan internal, perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner TTCI dan wawancara yang dibagikan saat Focus Group Dissusion. Hasil penelitian menunjukkan performa industri pariwisata Kabupaten Manggarai Barat secara total berada pada nilai nilai 2.1 yang berarti berada pada tahap penyempurnaan. Nilai variabel pada masing-masing empat variabel utama berada pada nilai 2.2 pada variabel produk dan regulasi, kemudian untuk nilai infrastruktur dan support berada pada nilai 2.1. Kata Kunci: labuanbajo; pariwisata; TTCI Abstract The determination of Labuan Bajo Flores as a Super Priority Destination in 2019 needs to be accompanied by infrastructure development and sustainable tourism management practices. In achieving this development goal, it is necessary to measure the readiness of tourism supporting infrastructure which, will later become the basis for recommendations for developing the Labuan Bajo Flores destination. In this study, we adopt the Tourism and Travel Competitiveness Index (TTCI) or the Tourism Destination Competitiveness Index issued by the World Economic Forum (WEF). With the TTCI study, a mapping of the condition of the tourism sector in the West Manggarai Regency will be obtained in terms of tourism products, infrastructure, government regulations, and supporting sectors. In addition, this data can be the basis for recommendations for determining internal