72 JF FIK UINAM Vol.5 No.2 2017 FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SIRUP SARI BUAH SAWO MANILA (Manilkara zapota Linn) TERHADAP BEBERAPA MIKROBA PENYEBAB DIARE Syamsuri Syakri 1 , Dandy Nuari Putra 2 1) FKIK Jurusan Farmasi, UIN Alauddin Makassar, 2) Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang Formulasi Sirup Sari Buah Sawo Manila (Manilkara zapota Linn) Sebagai Obat Antidiare Dan Uji Aktivitasnya Terhadap Beberapa Mikroba Penyebab Diare, dengan tujuan untuk memperoleh formulasisirupdari sari buahsawo manila yang stabil secara farmaseutika dan untuk mengetahui aktivitasnya terhadap bakteri Escherichia Shigellacoli, dysenteriae dan Vibrio cholera. Penelitian ini diawali dengan menentukan konsentrasi dari liofilisat yang memiliki aktivitas terhadar beberapa bakteri penyebab diare. Konsentrasi yang diperoleh akan dijadikan dasar dalam memformulasi sirup sari buah sawo manila. Kemudian dilakukan pengujian stabilitas sirup dalam dua tahap yaitu pengujian aktivitas antibakterinya dengan melihat zona hambatan yang terbentuk serta pengujian stabilitas fisika dengan metode penyimpanan dipercepat dengan parameter organoleptis, viskositas dan tipe aliran serta pH sediaan. Dari pengujian aktivitas antibakteri diperoleh hasil bahwa ketiga sirup sari buah sawo manila memiliki aktivitas antidiare. Dan dari parameter pengujian stabilitas fisika menunjukan bahwa formula B (Formulasi sirup sari buah sawo manila konsentrasi liofilisat 10%) memiliki sifat farmaseutika yang optimal. Kata Kunci :Sawo Manila, Manilkara zapota Linn, Sirup, Antidiare PENDAHULUAN Penyakit diare (gastroenteritis) merupakan salah satu masalah kesehatan utama masyarakat di Indonesia. Sebagian dari penderita (1 – 2%) akan mengalami dehidrasi dan jika tidak segera ditolong 50–60% diantaranya dapat meninggal (Noerasid; Suraatmada; dkk, 2003). Karena efek samping dan mahalnya obat sintetik menjadi alasan masyarakat untuk berpaling kepada pengobatan tradisional yang lebih alami dan murah.Sawo manila (Manilkara zapota) merupakan salah satu tanaman jenis tanaman buah potensial yang sudah lama dikenal dan ditanam di Indonesia. Sawo dijadikan sebagai alternative obat-obatan herbal. Berdasarkan wawancara dengan salah satu penduduk kabupaten Natuna, dan diperkuat oleh masyarakat Pontianak yang menggunakan sawo manila muda sebagai obat sakit perut dikarenakan diare. Buah sawo manila muda digunakan untuk mengobati diare dengan meminum sarinya dengan cara direbus maupun dengan cara diiris, ditumbuk, diperas kemudian disaring. Ladion (dalam Rukmana, 1997) mengatakan bahwa buah sawo secara umum dapat digunakan untuk mengobati diare (Ningrum, 2011).