ISSN 2622-6146 (e) 2622-6138 (p)
© Alsina : Journal of Arabic Studies
http://journal.walisongo.ac.id/index.php/alsina 51
Alsina : Journal of Arabic Studies
Vol. 2, No. 1 (2020) 51-70
DOI: http://dx.doi.org/10.21580/alsina.2.1.5127
Karakteristik dan Fungsi Puisi Arab pada
Masa Transisi Pemerintahan Dinasti Umayyah
ke Dinasti Abbasiyah
Najmah Al Hinduan, Achmad Tohe, Ibnu Samsul Huda
Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang
Corresponding author: najmahhinduan@gmail.com
Abstract
The transition period of the Umayyad dynasty to the Abbasid dynasty
occurred in a span of 100 years. There are fifteen great poets whose
poetry represents the study of this research. The results of this study
indicate that there are seven types of poetry found in the transition
period, namely madh, hija, naqaidh, zuhud, gazal, khamriyyat, and
fakhr. These seven poems have different characteristics to fulfill dif-
ferent functions. Among them are diction which uses connotative
words, strong imagination, uses a lot of simile/tasybih, cynicism, sar-
casm, personification, and metaphor/istia'rah.
Masa transisi pemerintahan Dinasti Umayyah ke Dinasti Abbas-
iyah terjadi dalam rentang waktu 100 tahun. Terdapat lima belas
penyair besar yang puisinya menjadi representasi kajian
penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tujuh
jenis puisi yang terdapat pada masa transisi yaitu madh, hija,
naqaidh, zuhud, gazal, khamriyyat, dan fakhr. Ketujuh puisi ini
memiliki karakteristik yang berbeda-beda untuk memenuhi fungsi
yang berbeda-beda pula. Diantaranya yaitu diksi yang
menggunakan kata-kata konotatif, imajinasi yang kuat,
menggunakan banyak majas simile/tasybih, sinisme, sarkasme,
personifikasi, dan metafora/istia’rah.
Keywords: abbasid dynasty; poetry; poets; transition; umayyad
dynasty.