Jurnal Terapan Sains & Teknologi E-ISSN: 2721-6209 Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang Vol. 3, No. 4, 2021 272 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM FORMAT EXCEL PADA MATERI MEMBACA DAN MELUKIS GRAFIK FUNGSI KUADRAT Setyobudi 1 , Djoko Adi Susilo 2 , Vivi Suwanti 3 1, 2, 3 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Email : setyobudi.smanta65@gmail.com 1 , heni.adisusilo@unikama.ac.id 2 vivi_devbatghost@unikama.ac.id 3 Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan digunakan pada kegiatan pembelajaran di kelas X MIPA dan efektifitas media tersebut ditinjau dari persepsi dan hasil belajar siswa. Pada penelitian ini peneliti memilih untuk menggunakan 4D model.Pertimbangan digunakan model ini karena model pengembangan ini lebih sederhana dengan langkah-langkah yang tidak rumit, sistematis dalam upaya memecahkan masalah belajar yang berkaitan dengan sumber belajar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.Model pengembangan ini terdiri dari empat tahap yaitu tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran.Namun dengan alasan keterbatasan waktu yang tersedia maka tahap keempat yaitu tahap penyebaran tidak dilaksanakan. Berdasarkan hasil ujicoba produk pada setiap tahapnya dengan nilai oleh ahli materi sebesar 86.5, nilai oleh ahli media sebesar 90.62, nilai hasil uji operasional sebesar 83.94 serta rerata nilai evaluasi sebesar97.29 maka dapat disimpulkan bahwa media belajar yang peneliti kembangkan layak digunakan pada kegiatan pembelajaran matematika untuk kelas X SMA dan cukup efektif dalam upaya memperbaiki persepsi serta meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: media pembelajaran, Excel, grafik. Matematika adalah salah satu pelajaran yang di dalamnya para pembelajar dituntut mampu berfikir secara abstrak (Sari, 2017). Untuk mencapai tahapan berfikir abstrak pembelajar level kongkret harus diberi bantuan yang dapat menjembatani level berfikir mereka dari level kongkret menuju level semi abstrak selanjutnya menuju ke level abstrak. Bantuan tersebut bisa berupa alat peraga, penjelasan guru, atau media belajar berupa buku, modul, LKS atau media bantu berbasis komputer. Pada kompetensi membaca dan melukis grafik fungsi kuadrat, masih banyak siswa yang tidak terampil dalammemahami teori, rumus dan contoh yang dipaparkan pada buku teks atau yang dijelaskan oleh guru. Menurut Rasmania & Suratman (2018) ketidakmampuan siswa dalam membaca grafik fungsi kuadrat umumnya disebabkan oleh ketidakmampuan mereka dalam menentukan domain dan range fungsi kuadrat baik dalam sajian simbolik maupun grafik. Pemberian latihan secara berulang, memadai dan terarah siswa dapat memperoleh pemahaman dan keterampilan yang lebih bersifat permanen dalam ingatan mereka.Wirdati (2017) mengatakan bahwa kurangnya latihan yang diberikan adalah penyebab utama lemahnya kompetensi yang dimiliki siswa. Namun permasalahan baru yang muncul adalah latihan yang cukup tidak dapat diberikan sesuai harapan jika terkendala masalah waktu dan pengadaan bahan untuk latihan. Untuk itu diperlukan suatu piranti yang mampu memberikan jawaban atas permasalahan tersebut diatas, yaitu sebuah media pembelajaran yang di dalamnya tersedia