Jurnal Ketenagakerjaan Vol. 15 No. 1, Edisi Januari – Juni 2020 ISSN : 2722 – 8770 1 | PERAN IMIGRASI TERHADAP FENOMENA SOSIAL ORANG ASING YANG BEKERJA TIDAK SESUAI ATURAN DI INDONESIA THE ROLE OF IMMIGRATION AGAINST THE SOCIAL PHENOMENA OF NON- PROCEDURAL FOREIGN WORKERS IN INDONESIA Penny Naluria Utami, Tony Yuri Rahmanto Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM, Kementerian Hukum dan HAM RI Jl. H.R. Rasuna Said Kavling 4-5, Jakarta Selatan, DKI Jakarta penny_utami@yahoo.com, tonyscooterist@gmail.com ABSTRAK Sejak diberlakukannya Kebijakan Bebas Visa Kunjungan bagi Orang Asing yang awalnya untuk meningkatkan inventasi di Indonesia rupanya dimanfaatkan pula oleh oknum orang asing lainnya untuk bekerja di Indonesia tanpa melalui prosedur resmi sehingga tidak hanya menjadi masalah pada tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai leading sector dalam penanganan orang asing namun berdampak pula pada Warga Negara Indonesia yang akan mencari kerja di Indonesia. Tulisan ini bertujuan mengetahui penyebab Orang Asing bekerja secara nonprosedural di Indonesia dan upaya Petugas Imigrasi terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing yang bekerja secara nonprosedural di Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif-analitis dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan regulasi terutama Kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) menjadi faktor dominan maraknya Orang Asing bekerja secara nonprosedural di Indonesia sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap aturan tersebut secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait. Peran vital Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mengelola perlintasan manusia baik ke dalam maupun keluar Indonesia perlu didukung oleh penguatan sumber daya manusia serta sarana-prasarana yang memadai. Paralel dengan hal tersebut, peran vital Kementerian Ketenagakerjaan dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap perusahaanpun harus didukung dengan penguatan yang sama, terutama bagi petugas pengawas ketenagakerjaan. Penguatan payung hukum dan kelembagaan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) juga menjadi salah satu bahan masukan yang penting mengingat pengawasan yang efektif terhadap orang asing di Indonesia mensyaratkan satu pendekatan yang holistik dan kerjasama yang padu antar pemangku kepentingan didalamnya. Kata Kunci: Imigrasi, Orang Asing, Bekerja, Tidak Resmi ABSTRACT Since the entry into force of the Visa Free Visit Policy for Foreigners, which was initially used to increase inventory in Indonesia, it seems that other foreigners also used to work in Indonesia without going through official procedures so that it is not only a problem in the duties and functions of the Directorate General of Immigration as a leading sector in handling people foreigners but also has an impact on Indonesian citizens who will find work in Indonesia. This paper aims to find out the causes of foreigners working non-procedural in Indonesia and the efforts of the Immigration Officers for the presence and activities of Foreign Citizens working non-procedural in Indonesia. This research is descriptive-analytical using qualitative and quantitative methods. The results showed that the existence of regulations, especially the Visa Free Visit Policy, became the dominant factor in the rise of Foreigners working non-procedural in Indonesia, so that an overall evaluation of these rules was needed by involving all relevant stakeholders. The vital role of the Directorate General of Immigration in managing human crossings both into and out of Indonesia needs to be supported by strengthening human resources and adequate infrastructure. Parallel to this, the vital role of the Ministry of Manpower in carrying out supervision and enforcement of companies must also be supported by the same reinforcement, especially for labor inspection officers. Strengthening the legal and institutional umbrella of the Foreigners Oversight Team (Timpora) is also one of the important inputs, considering that effective supervision of foreigners in Indonesia requires a holistic approach and coherent cooperation among stakeholders therein. Keywords: Immigration, Foreigners, Work, Non Procedural