145 Teripang Pasir Meningkatkan Kandungan Antioksidan Superoksida Dismutase pada Pankreas Tikus Diabetes (SEA CUCUMBER INCREASED ANTIOXIDANT SUPEROXIDE DISMUTASE IN THE PANCREATIC TISSUE OF DIABETIC RATS) Tutik Wresdiyati 1* , Ani Karmila 1 , Made Astawan 2 , Rahman Karnila 3 1 Lab Histologi, Departemen Anatomi, Fisiologi, dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jl. Agathis Kampus IPB Dramaga Bogor 16880, Telp. 0251-8626064, Fax. 0251-8629464, e-mail : tutikwr@gmail.com. 2 Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. 3 Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Riau ABSTRAK Kadar glukosa darah yang tinggi merupakan indikator kondisi diabetes melitus (DM). Kondisi tersebut disebabkan karena rendahnya sekresi insulin atau berkurangnya sensitivitas reseptor insulin. Jumlah penderita DM meningkat setiap tahun. Menurut World Health Organization, jumlah penderita DM di Indonesia menempati urutan ke-empat terbanyak di dunia setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek teripang laut (Holothuria scabra J) pada profil antioksidan copper, zinc-superoxide dismutase (Cu,Zn-SOD) jaringan pankreas tikus DM. Sejumlah 25 ekor tikus jantan putih galur Sprague Dawley telah digunakan pada penelitian ini, yang dibagi menjadi lima kelompok perlakuan, yaitu : (1) Kontrol negatif (KN), (2) Kontrol positif, tikus DM (KP), (3) Tikus DM yang diberi hidrolisat protein teripang laut (HDL), (4) Tikus DM yang diberi konsentrat protein teripang laut (KST), dan (5) Tikus DM yang diberi isolat protein teripang laut (ISL). Kondisi DM didapatkan dengan induksi alloxan 110 mg/kg bb pada tikus percobaan. Perlakuan teripang laut dilakukan selama 28 hari. Pada akhir perlakuan, tikus dikorbankan nyawanya dan organ pankreas diambil. Organ pankreas selanjutnya difiksasi dengan larutan Bouin, kemudian diproses dengan metode standard embedding menggunakan parafin. Potongan jaringan selanjutnya diwarnai secara imunohistokimia menggunakan antibodi monoklonal Cu,Zn-SOD. Hasil pewarnaan menunjukkan bahwa perlakuan teripang laut meningkatkan kandungan antioksidan Cu, Zn-SOD baik di pulau Langerhans maupun di sel-sel asinar jaringan pankreas tikus DM. Perlakuan dengan hidrolisat protein teripang laut menunjukkan efek yang paling bagus dalam meningkatkan kandungan antioksidan Cu, Zn-SOD pada jaringan pankreas tikus DM. Kata-kata kunci : antioxidant Cu, Zn-SOD, diabetes mellitus, imunohistokimia, pankreas, teripang pasir (Holothuria scabra J). ABSTRACT High level of blood glucose is an indicator for diabetes mellitus (DM) condition. The condition is caused by low level of insulin secretion or impairement of insulin receptor. The number of DM patient increases every year. The World Health Organization reported that the number of DM patient in Indonesia was the 4 th highest in the world, after following China, India, and the United States of America, respectively. This study was conducted to analyze the effect of sea cucumber (Holothuria scabra J) on the profile of antioxidant copper, zinc-superoxide dismutase (Cu, Zn-SOD) in the pancreatic tissues of diabetic rats. A total of 25 male white rats (Sprague Dawley) were used in this study. They were divided into five groups; (1) negative control (KN), (2) positive control, diabetic rats (KP), (3) diabetic rats treated with hydrolyzated protein of sea cucumber (HDL), (4) diabetic rats treated with concentrated protein of sea cucumber (KST), and (5) diabetic rats treated with isolated protein of sea cucumber (ISL), respectively. Diabetic condition was obtained by alloxan injection 110 mg/kg bw. The treatments were done for 28 days. At the end of treatment period, the rats were sacrificed and pancreatic tissues were collected and fixed in Bouin solution Jurnal Veteriner Maret 2015 Vol. 16 No. 1 : 145-151 ISSN : 1411 - 8327