Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1, No. 6 Desember 2021, Hal. 359-369 DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpmi.67 P-ISSN 2775-3034 | E-ISSN 2775-3026 359 Gerakan Ayo Kuliah Dengan KIP Kuliah Untuk Memotivasi Pelajar MA Al-Furqon Pasuruan Yuniar Mujiwati 1 , Muchammad Choiron 2 , Febila Nusantara Prasetia 3 , Elok Fauziah 4 , Nabila Enggal Genanta 5 1,4,5 Program Studi PPKn, Fakultas Pedagogi dan Psikologi, Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan 2,3 Program Studi Matematika, Fakultas Pedagogi dan Psikologi, Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan *e-mail: yuniar.caliptra@gmail.com 1 , choironjanuzaj@gmail.com 2 , febilanp@gmail.com 3 , elokfauziah2303@gmail.com 4 , nabilaenggal8@gmail.com 5 Nomor Handphone Untuk keperluan koordinasi : 0894-3970-85961 Abstrak Permasalahan yang di angkat di dalam jurnal ini yakni mengenai bagaimana memotivasi pelajar SMA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sasaran pengabdian KKN kami yaitu 8 siswa kelas XII dan 5 dewan guru di MA Al Furqon Pasuruan. Setelah kami melakukan wawancara ke beberapa siswa dan guru, kami menemukan permasalahan yaitu siswa MA Al Furqon tidak ingin melanjutkan pendidikan setelah SMA. Kebanyakan siswa ingin langsung melanjutkan kerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga saja. Hal itu dikarenakan mereka tidak ada keinginan melanjutkan ke perguruan tinggi dan berasal dari keluarga berekonomi rendah. Maka Tim KKN Universitas PGRI Wiranegara melakukan kegiatan Sosialisasi Gerakan Ayo Kuliah dengan beberapa materi antara lain : Penjelasan KIP Kuliah, Pentingnya Pendidikan Tinggi untuk Masa Depan, Program Kemendikbud untuk Mahasiswa, Mengenalkan Kampus Uniwara, dan Kerja Bakti Lingkungan Sekolah. Peserta sosialisasi terlihat sangat antusias mengikuti sosialisasi Tim KKN, terlihat dari aktifnya kegiatan tanya jawab Tim KKN dan siswa serta guru dalam sosialisasi tersebut. Kata kunci: Mahasiswa, Pelajar, Pendidikan, Sosialisasi Abstract The problem raised in this journal is how to motivate high school students to continue their education to college. The targets of our KKN service are 8 grade XII students and 5 teacher councils at MA Al Furqon Pasuruan. After we conducted interviews with several students and teachers, we found a problem, namely MA Al Furqon students did not want to continue their education after high school. Most students want to go straight to work and only become housewives. This is because they have no desire to continue to college and come from low-income families. So the KKN Team of PGRI Wiranegara University carried out the Socialization of the Let's Lecture Movement with several materials including: Explanation of KIP Lectures, The Importance of Higher Education for the Future, Kemendikbud Programs for College Students, Introducing the Uniwara Campus, and Clean the School’s Environment. The socialization participants seemed very enthusiastic about participating in the socialization of the Community Service Team, as seen from the active question and answer activities of the KKN Team and students and teachers in the socialization. Keywords: College Student, Student, Education, Socialization 1. PENDAHULUAN Pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuhkembangkan potensi sumber daya manusia. Sebab pendidikan merupakan wahana atau salah satu instrumen yang di gunakan bukan saja untuk membebaskan manusia dari keterbelakangan melainkan juga dari kebodohan dan kemiskinan. Pendidikan diyakini mampu menanamkan kapasitas baru bagi semua orang untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan baru sehingga dapat diperoleh manusia produktif [1]. Dengan kemampuan inilah manusia terus membuat perubahan untuk mengembangkan hidup dan kehidupan dirinya sebagai manusia. Pemerintah secara terus menerus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan indonesia, dengan upaya sedemikian rupa yang bertujuan agar pendidikan indonesia ini terlihat lebih baik, karena pendidikan Nasional ini ingin menciptakan manusia yang semakin cerdas, terampil, berbudi pekerti yang luhur serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini ditegaskan dalam Pendidikan Nasional Indonesia yaitu : ”Pendidikan berdasarkan pancasila dan undang-